PADANG

Hujan Deras Picu Longsor di Bungus, Akses Padang-Pessel Terganggu

×

Hujan Deras Picu Longsor di Bungus, Akses Padang-Pessel Terganggu

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi longsor. (Foto: Ist)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Padang sejak Minggu (21/6/2026) siang hingga malam memicu sejumlah kejadian bencana, mulai dari pohon tumbang hingga longsor yang menutup akses jalan menuju Kabupaten Pesisir Selatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melaporkan longsor terjadi di kawasan Kelok Jariang, Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Material longsor menimbun badan jalan yang menjadi jalur penghubung antara Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan, sehingga mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor.

Baca Juga  Sembilan Program Unggulan Wali Kota Ini akan Membawa Padang ke Era Baru

“Material longsor menimbun badan jalan yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan. Saat ini tim masih berada di lokasi kejadian untuk mengevakuasi,” kata Hendri.

Selain longsor, hujan deras dan angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di sejumlah lokasi, di antaranya di Kecamatan Padang Selatan dan kawasan Sungai Pisang.

BPBD mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan menuju Kabupaten Pesisir Selatan untuk menunda perjalanan sementara hingga proses pembersihan material longsor selesai dilakukan.

“Tim sudah menuju lokasi longsor untuk evakuasi. Pengendara yang ingin menuju Pesisir Selatan untuk menahan diri dulu hingga longsor dapat kita atasi,” ujarnya.

BPBD Kota Padang juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca dan informasi peringatan dini dari BMKG. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor, pohon tumbang, dan banjir yang berpotensi terjadi selama beberapa hari ke depan akibat cuaca ekstrem. (rdr)