PARITMALINTANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, melakukan evaluasi terhadap standar keamanan di seluruh objek wisata di daerah tersebut menyusul insiden meninggalnya seorang wisatawan saat berenang di Lubuak Bonta, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, mengatakan pihaknya langsung menggelar rapat bersama wali nagari dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) sehari setelah kejadian untuk meminta keterangan terkait insiden tersebut.
“Sehari setelah kejadian kami melaksanakan rapat dengan wali nagari dan Pokdarwis untuk meminta keterangan terkait kejadian itu,” ujar Anton di Parik Malintang, Minggu.
Dari hasil rapat tersebut diketahui bahwa Pokdarwis di Lubuak Bonta sudah tidak aktif secara maksimal dalam sekitar satu tahun terakhir, sehingga tidak ada pengawasan optimal di lokasi wisata saat kejadian pada Selasa, 12 Mei.
Ia menyebutkan, selama ini pengelolaan dan pengawasan hanya dilakukan pada akhir pekan, sementara pada hari biasa lokasi relatif sepi pengunjung.
Pasca-insiden, Pemkab Padang Pariaman meminta objek wisata tersebut ditutup sementara serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan di 62 objek wisata binaan di daerah itu.
“Objek wisata yang Pokdarwisnya tidak aktif kami minta untuk ditutup sementara,” tegasnya.
Selain itu, Pemkab juga meminta Pokdarwis yang masih aktif untuk memasang papan informasi keselamatan di setiap objek wisata yang dikelola, guna meningkatkan kesadaran pengunjung terhadap risiko di lokasi wisata alam.
Anton menjelaskan, sejumlah objek wisata seperti Lembah Anai Rafting dan Nyarai telah menerapkan standar keselamatan serta memasang papan informasi. Namun, masih terdapat beberapa lokasi yang belum memenuhi ketentuan tersebut.
Isi papan informasi tersebut antara lain berisi persyaratan keselamatan bagi pengunjung, seperti kemampuan berenang serta kewajiban pendampingan bagi wisatawan yang masuk ke area perairan.
Tercatat terdapat sekitar 62 objek wisata di Padang Pariaman yang sebagian besar dikelola oleh Pokdarwis, dengan dukungan pembinaan dari pemerintah daerah.
Namun, sejumlah destinasi dilaporkan tidak aktif, salah satunya Pantai Barcelona di Kecamatan Sungai Limau.
Sebelumnya, pada hari kejadian, sejumlah siswa SMAN 2 Sungai Limau diketahui mengunjungi Lubuak Bonta dalam rangka kegiatan perpisahan kelas 12.
Sekitar pukul 10.00 WIB, seorang siswa berinisial YI (17) dilaporkan tenggelam saat berenang. Upaya pencarian yang dilakukan teman-temannya tidak berhasil menemukan korban hingga akhirnya satu jam kemudian jasadnya berhasil dievakuasi oleh aparat kepolisian setempat. (rdr/ant)












