JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Kacang-kacangan merupakan salah satu sumber pangan yang kaya serat, protein nabati, vitamin, dan mineral sehingga dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.
Beragam jenis kacang, seperti kacang hitam, kacang pinto, kacang lima, dan kacang garbanzo, mengandung berbagai mikronutrien, di antaranya kalium, folat, selenium, magnesium, dan zat besi.
Kacang-kacangan juga dapat ditambahkan ke dalam menu sehari-hari, termasuk saat menjalani program diet, karena kandungan nutrisinya dapat mendukung kesehatan jantung dan sistem pencernaan.
Berikut sejumlah manfaat kacang-kacangan bagi kesehatan, sebagaimana dilansir Health pada Minggu (6/9) waktu setempat.
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Mengonsumsi kacang-kacangan secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Sejumlah penelitian menemukan bahwa konsumsi sekitar satu cangkir kacang-kacangan per hari berkaitan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit arteri koroner, stroke, dan serangan jantung.
Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penyakit kardiovaskular adalah konsumsi lemak jenuh secara berlebihan. Kacang-kacangan memiliki kandungan lemak jenuh yang relatif lebih rendah dibandingkan sejumlah sumber protein hewani, seperti daging merah.
Kandungan serat, kalium, dan senyawa tumbuhan seperti saponin dalam kacang-kacangan juga dapat membantu menjaga kadar kolesterol.
2. Melancarkan Buang Air Besar
Kandungan serat dalam kacang-kacangan membantu menjaga sistem pencernaan dan mencegah sembelit.
Serat larut dapat membantu memperlambat proses pencernaan sehingga berpotensi membantu mengatasi diare. Sementara itu, pati resisten dalam kacang-kacangan dapat mencapai usus besar dan difermentasi oleh bakteri baik.
Proses tersebut mendukung pertumbuhan bakteri baik dan produksi asam lemak yang bermanfaat bagi kesehatan usus secara keseluruhan.
3. Membantu Mengontrol Gula Darah
Protein, serat, dan pati resisten dalam kacang-kacangan dapat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.
Kacang-kacangan juga umumnya memiliki indeks glikemik rendah sehingga tidak menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara cepat.
Selain itu, kandungan magnesium dalam kacang-kacangan berperan dalam pengaturan gula darah dan berkaitan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.
4. Sumber Zat Besi
Kacang-kacangan merupakan salah satu sumber protein nabati yang dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi, termasuk bagi orang yang menjalani pola makan vegetarian atau vegan.
Setiap setengah cangkir kacang-kacangan mengandung sekitar 2 miligram zat besi atau sekitar 11 persen dari nilai harian.
Zat besi dibutuhkan tubuh untuk membentuk hemoglobin, yakni protein yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan sejumlah gejala, seperti kelelahan, gangguan saluran pencernaan, dan kesulitan berkonsentrasi.
Penyerapan zat besi dari sumber nabati juga dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi kacang-kacangan bersama makanan yang kaya vitamin C, seperti paprika, brokoli, dan kentang. (rdr/ant)












