PADANG

Libur Tahun Baru Islam Dorong Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumbar

×

Libur Tahun Baru Islam Dorong Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Penumpang menggunakan KA Pariaman Ekspres untuk berlibur saat Tahun Baru Islam. (Foto: KAI Sumbar)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah pada 16 Juni 2026. Pada periode tersebut, jumlah pelanggan yang dilayani mencapai 8.659 orang atau setara 111 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 7.792 kursi.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat menggunakan kereta api selama libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah pada 16 Juni 2026. Pada periode tersebut, KAI melayani sebanyak 8.659 pelanggan atau setara 111 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 7.792 kursi.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan tingginya volume pelanggan menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat menjadikan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama masa libur.

Dari seluruh layanan yang dioperasikan, KA Pariaman Ekspres menjadi kereta dengan jumlah pelanggan terbanyak, yakni 5.870 penumpang atau setara 138 persen dari kapasitas 4.240 tempat duduk. Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 1.590 penumpang dan KA Lembah Anai melayani 1.203 penumpang.

Baca Juga  Andre Rosiade Kawal Penetapan Perencanaan Trase Tol Bukittinggi-Sicincin, Exit di Pasar Amor dan Lanjutkan Bypass 6,5 Km

“Tingginya jumlah pelanggan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan kereta api. Saat ini, kereta api semakin menjadi pilihan utama karena menawarkan perjalanan yang efisien, nyaman, aman, serta ramah lingkungan,” kata Reza.

Menurutnya, KAI Divre II Sumbar mengapresiasi seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari aspek keselamatan, kenyamanan, maupun pengalaman perjalanan secara keseluruhan.

Berdasarkan data keberangkatan, lima stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama periode tersebut adalah Stasiun Padang sebanyak 2.664 penumpang, Stasiun Pariaman 1.784 penumpang, Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM) 689 penumpang, Stasiun Air Tawar 646 penumpang, dan Stasiun Lubuk Alung 432 penumpang.

Sementara untuk kedatangan, lima stasiun dengan volume penumpang tertinggi yakni Stasiun Padang sebanyak 2.714 penumpang, Stasiun Pariaman 1.868 penumpang, Stasiun BIM 816 penumpang, Stasiun Air Tawar 612 penumpang, serta Stasiun Naras 411 penumpang.

Baca Juga  Duka Mendalam dari KAI atas Dua Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Sumbar, Mari Cegah agar Tak Terulang

Capaian tersebut didukung komitmen KAI Divre II Sumbar dalam menjaga keandalan operasional melalui perawatan sarana dan prasarana secara berkelanjutan. Selain itu, ketepatan waktu perjalanan yang terbebas dari kemacetan lalu lintas menjadi salah satu keunggulan layanan kereta api yang terus dipertahankan.

KAI Divre II Sumbar juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dengan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Melalui aplikasi tersebut, tiket dapat dipesan mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan sehingga pelanggan memiliki peluang lebih besar mendapatkan tiket sesuai jadwal yang diinginkan.

Selain melalui aplikasi, KAI tetap menyediakan layanan pembelian tiket secara langsung atau go show di loket stasiun. Layanan ini dibuka mulai tiga jam sebelum keberangkatan selama tempat duduk masih tersedia.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan di setiap aspek, baik di stasiun maupun selama perjalanan. Keselamatan, kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu akan senantiasa menjadi prioritas utama dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal, modern, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Reza. (rdr)