AGAM, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam mencatat ada lima komoditas paling dominan yang mempengaruhi pergerakan inflasi atau kenaikan harga barang dan jasa secara umum serta terus-menerus dalam jangka waktu tertentu di daerah tersebut.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Agam, Emrizal, di Lubuk Basung, Jumat, mengatakan lima komoditas tersebut yakni cabai, bawang, beras, telur ayam ras, dan daging ayam boiler.
Menurutnya, harga cabai sangat dipengaruhi kondisi cuaca. Saat cuaca terlalu panas, hasil panen menurun sehingga berdampak pada kenaikan harga di pasaran.
Sementara untuk bawang dan beras, Kabupaten Agam memang merupakan daerah penghasil. Namun harga tetap dipengaruhi oleh ketersediaan stok di tingkat pedagang pengumpul.
Sedangkan untuk daging ayam boiler dan telur ayam ras, Agam masih bergantung pada pasokan dari daerah lain seperti Kabupaten Limapuluh Kota dan Padang Pariaman karena jumlah peternak ayam pedaging maupun petelur di daerah itu masih terbatas.
“Peternak ayam pedaging dan petelur di Agam tidak begitu banyak dan masih ketergantungan dengan daerah lain,” kata Emrizal.
Untuk mengantisipasi inflasi, Pemkab Agam akan menggelar gerakan pasar murah dan operasi pasar apabila terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok.
Kegiatan tersebut akan dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan Agam bekerja sama dengan Bulog dan distributor.
“Ini dilakukan agar harga kebutuhan pokok menjadi normal dan inflasi tidak terjadi. Selama ini inflasi kita masih dalam level aman,” ujarnya.
Saat ini, harga beras jenis benang pulau di Agam tercatat Rp16 ribu per kilogram, beras cap Sokan Rp16 ribu per kilogram, IR 42 Rp16 ribu per kilogram, dan beras Anak Daro Rp17 ribu per kilogram.
Sementara harga cabai merah keriting mencapai Rp45 ribu per kilogram, cabai rawit Rp40 ribu per kilogram, bawang merah Rp40 ribu per kilogram, bawang putih Rp35 ribu per kilogram, daging ayam boiler Rp44 ribu per kilogram, dan telur ayam ras Rp30 ribu per kilogram. (rdr/ant)












