PASAMAN BARAT

Pascalongsor, Jalan Penghubung Talu Pasbar-Pasaman kembali Lancar

×

Pascalongsor, Jalan Penghubung Talu Pasbar-Pasaman kembali Lancar

Sebarkan artikel ini
Arus kendaraan menuju Talu Talamau Pasaman Barat kembali lancar setelah material longsor dibersihkan, Jumat (20/10/2023). Antara/HO- Kecamatan Talamau.

SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Akses jalan menuju Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, tepatnya di Polongan Enam Talu, dekat air terjun Jorong Merdeka Nagari Talu yang tertutup material longsor kembali lancar setelah dibersihkan.

Camat Talamau Andre Affandi di Simpang Empat, Jumat, mengatakan saat ini arus lalu lintas kembali lancar, baik dari Talu maupun dari Simpang Empat.

“Berkat kerja sama tim membersihkan material longsor itu, pada Kamis (19/10) malam sekitar pukul 23.10 WIB areal longsor sudah bisa dilalui kendaraan roda empat,” katanya.

Menurutnya, jalan provinsi itu sudah dibersihkan oleh tim gabungan BPBD, Polres, TNI, pihak kecamatan, nagari (desa), relawan dan dibantu masyarakat.

Baca Juga  Pemilih Capai 138 Orang, Lapas Talu Pasbar Usulkan TPS Khusus Pemilu 2024

Ia mengatakan sebagian material longsor yang menutup jalan telah dibersihkan. Jalan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, namun harus tetap hati-hati dan berjalan secara bergantian.

“Arus kendaraan sudah kembali lancar, mudah-mudahan tidak terjadi longsor lagi. Kami meminta pengguna jalan untuk selalu berhati-hati mengingat masih licin dan lereng jalan tersebut yang cukup terjal,” ujarnya.

Sebelumnya, akibat longsor arus lalu lintas yang melintasi arah ke Panti Kabupaten Pasaman-Talu-Simpang Empat terputus total.

Terjadi antrean kendaraan kedua arah, karena material longsor menutupi badan jalan dan cukup tinggi mencapai empat meter.

Longsor terjadi pada Kamis (19/10) sekitar pukul 07.30 WIB. Material longsor berupa tanah, batu dan pohon kayu besar. Meskipun arus kendaraan sudah bisa melalui kawasan longsor, ia tetap mengimbau pengendara hati-hati melintasi jalan menuju Talu, karena saat ini musim hujan dan daerah itu rawan longsor. (rdr/ant)

Baca Juga  Kejari Pasaman Barat Tahan PPK Proyek RS Pratama Ujung Gading, Negara Rugi Rp6,3 Miliar