BERITAOTOMOTIF

Pemerintah Tegaskan B50 Tak Merusak Mesin, Pengembangannya Sudah Berjalan Hampir 20 Tahun

×

Pemerintah Tegaskan B50 Tak Merusak Mesin, Pengembangannya Sudah Berjalan Hampir 20 Tahun

Sebarkan artikel ini
Hasil uji B50. (dok. istimewa)
Hasil uji B50. (dok. istimewa)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah memastikan bahan bakar nabati dengan campuran 50 persen minyak sawit (B50) aman digunakan masyarakat dan tidak merusak mesin kendaraan karena telah melalui rangkaian pengujian serta evaluasi secara menyeluruh.

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia mengatakan implementasi kebijakan B50 merupakan hasil proses kajian mendalam, pengujian komprehensif, dan evaluasi yang matang.

“Perlu kami tegaskan bahwa B50 bukanlah sebuah kebijakan yang muncul secara tiba-tiba atau merupakan lompatan yang gegabah. Ini adalah buah dari perjalanan panjang hampir dua dekade dalam pengembangan biodiesel nasional,” kata Dwi Anggia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pemerintah memahami kekhawatiran masyarakat mengenai dampak B50 terhadap mesin kendaraan. Karena itu, aspek keamanan mekanis telah menjadi perhatian utama jauh sebelum program tersebut diterapkan.

Baca Juga  Pemerintah Bahas Insentif bagi Masyarakat Pascakenaikan Harga Pertamax

Dwi menjelaskan pengembangan program biodiesel di Indonesia dimulai pada 2008 melalui penerapan B2,5. Sejak saat itu, kadar campuran biodiesel ditingkatkan secara bertahap melalui B10, B20, B30, B35, hingga B40.

Setiap peningkatan kadar campuran didahului pengujian teknis yang ketat dan evaluasi menyeluruh terhadap performa bahan bakar.

Untuk implementasi B50, Kementerian ESDM bersama para pemangku kepentingan memperluas cakupan uji coba guna memastikan keandalannya di berbagai sektor.

Pengujian dilakukan pada kendaraan bermotor, alat dan mesin pertanian (alsintan), alat berat sektor pertambangan, kereta api, transportasi laut, hingga pembangkit listrik.

Berdasarkan hasil pengujian tersebut, performa B50 disebut menunjukkan peningkatan kualitas dan bahkan melampaui capaian formula B40.

Baca Juga  Lelaki 50 Tahun di Padang Ditemukan Tewas dengan Tubuh Kaku, Keluarkan Air Liur dan Tangan Membiru

“Kini, tonggak sejarah baru dalam pengelolaan energi bersih Indonesia telah dimulai. Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, telah secara resmi meluncurkan implementasi penuh mandat B50,” ujar Dwi.

Ia menambahkan kebijakan tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional secara berkelanjutan.

Selain itu, keberhasilan implementasi B50 disebut menempatkan Indonesia sebagai negara terdepan yang menerapkan mandat campuran biodiesel berbasis minyak sawit sebesar 50 persen. (rdr/ant)