BERITA

Pemilik KMP Virgo Transport 8 Pastikan Hak Korban Kecelakaan Kapal Akan Diselesaikan

×

Pemilik KMP Virgo Transport 8 Pastikan Hak Korban Kecelakaan Kapal Akan Diselesaikan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Kapal Virgo Transport 8 . (Foto: Ist)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Pemilik Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Virgo Transport 8 menyatakan bertanggung jawab atas seluruh hak korban kecelakaan kapal, termasuk memfasilitasi kepulangan korban yang ingin kembali ke daerah asal dan menyiapkan tali asih.

Juru bicara pemilik KMP Virgo Transport 8, Simson Fransiscus Riki, mengatakan pihak perusahaan telah menangani berbagai kebutuhan korban sejak hari pertama kejadian.

“Bukan pernyataan saja kami, tapi aksi yang sudah kami lakukan dari awal sampai dengan saat ini. Kami tidak pernah menjanjikan apa yang akan dilakukan, tetapi sudah melakukan apa yang harus kami buat dari hari pertama kejadian,” ujar Simson di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat.

Terkait informasi mengenai korban selamat yang disebut dikeluarkan dari sejumlah penginapan di Banjarmasin, Simson membantah hal tersebut. Menurut dia, korban yang berada di sejumlah hotel difasilitasi untuk kembali ke daerah asal setelah menyampaikan keinginan untuk pulang dan berkumpul dengan keluarga.

“Pihak owner sejak awal telah memfasilitasi kepulangan korban menggunakan kapal laut, namun korban menyampaikan trauma untuk kembali menggunakan transportasi laut, sehingga meminta dukungan tambahan agar dapat kembali ke rumah masing-masing,” katanya.

Baca Juga  Dua Warga Kritis, Puluhan Luka-Luka Akibat Gempa 6,0 M di Poso

Simson juga meluruskan informasi mengenai pemberian tali asih sebesar Rp500.000 kepada korban. Ia menegaskan nominal tersebut belum merupakan besaran pasti yang ditetapkan pemilik kapal.

Menurut dia, perusahaan masih menghitung kebutuhan dan kemampuan sebelum menentukan nominal tali asih yang akan diberikan kepada korban.

“Dari pihak kami juga sudah siapkan lagi tali asihnya yang angkanya segera akan kami rilis, karena kami masih berhitung semuanya,” ucap Simson.

Ia mengatakan tali asih sementara yang diberikan kepada korban untuk membantu kepulangan dari Banjarmasin berasal dari Gubernur Kalimantan Selatan. Sementara itu, pemilik kapal tengah menyiapkan tali asih tambahan.

Simson memastikan korban yang telah kembali ke daerah asal tetap tercatat dalam pendataan perusahaan. Pihaknya juga akan meminta nomor rekening masing-masing korban untuk menyelesaikan hak mereka sesuai proses yang dilakukan perusahaan.

“Yang sudah pulang kami sudah catat, sudah data, dan sudah kami mintakan nomor rekening masing-masing untuk kami selesaikan, untuk mereka punya hak,” tuturnya.

Sementara itu, keluarga korban yang masih berada di Banjarmasin tetap mendapatkan bantuan konsumsi dan akomodasi. Pihak pemilik kapal juga berkoordinasi dengan Pelindo terkait penggunaan tempat bagi keluarga korban yang masih berada di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Baca Juga  Gagalkan Perampokan, Pipi Sekuriti BJB di Jaksel Luka Kena Tembakan

Mengenai surat yang beredar terkait pemberian tali asih dengan nominal dan persyaratan tertentu serta dibubuhi meterai Rp10.000, Simson memastikan surat tersebut merupakan informasi palsu atau hoaks.

KMP Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang saat berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 12 September 2026.

Kapal tersebut dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA. Pada hari yang sama, kapal ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Hingga hari kelima operasi SAR, Kamis (17/9) pukul 22.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi 114 korban telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.

Sementara itu, 129 orang lainnya masih dinyatakan belum ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KMP Virgo Transport 8. (rdr/ant)