PADANG

Pemko Padang Pulihkan Irigasi Rusak Pascabencana, 17 Paket Pekerjaan Disiapkan

×

Pemko Padang Pulihkan Irigasi Rusak Pascabencana, 17 Paket Pekerjaan Disiapkan

Sebarkan artikel ini
Pemko Padang pulihkan pengairan irigasi. (dok. Prokopim)
Pemko Padang pulihkan pengairan irigasi. (dok. Prokopim)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mempercepat pemulihan infrastruktur irigasi yang rusak akibat bencana alam yang terjadi pada November dan Desember tahun lalu.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan air ke areal persawahan masyarakat kembali normal. Juga bagian dari rehabilitasi daerah pascabencana.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Drainase Dinas PUPR Kota Padang, Well Off Sanora, mengatakan sejumlah kerusakan pada jaringan irigasi menyebabkan air tidak dapat mengalir ke sawah milik warga.

“Terkait dengan kondisi irigasi di Kota Padang pascabencana November dan Desember tahun lalu, ada beberapa irigasi yang rusak mengakibatkan tidak teralirinya air ke sawah-sawah masyarakat,” ujarnya di Padang, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga  Andre Rosiade Bantu Rehab Kubah Masjid dan Bagi Ratusan Paket Sembako di Lubeg Padang

Untuk mempercepat penanganan, Pemko Padang berkolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Dinas SDA Provinsi Sumatra Barat.

Melalui dana Transfer ke Daerah (TKD) pada anggaran pergeseran, Dinas PUPR telah menyiapkan 17 paket pekerjaan fisik irigasi yang saat ini masih dalam tahap perencanaan.

“Untuk Kota Padang dilaksanakan melalui dana TKD di anggaran pergeseran, dan sekarang prosesnya di tahap perencanaan. Dan insyaallah dalam minggu depan itu sudah selesai, dan akan kita lelang pekerjaan fisiknya,” katanya.

Selain menyiapkan proyek fisik, Pemko Padang juga menjalankan langkah darurat melalui dana operasional dan pemeliharaan. Pekerjaan di lapangan telah dimulai sejak Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) pergeseran ditandatangani.

Baca Juga  Sudah Direlokasi, KPU Pastikan Warga Terdampak Erupsi Marapi Gunakan Hak Pilih

Menurut Well Off, pekerjaan pemeliharaan tersebut difokuskan pada wilayah yang terdampak bencana paling parah agar lahan pertanian dapat segera kembali produktif.

“Untuk operasional dan pemeliharaan, pekerjaan fisiknya sudah mulai kita laksanakan terhitung sejak DPA pergeseran ditandatangani.”

“Dan itu dikerjakan di daerah-daerah terdampak bencana, seperti di kawasan Lubuk Minturun, Guo, Gunung Nago, dan daerah-daerah lain yang terdampak bencana galodo di tahun lalu,” ujarnya.

Pemko Padang berharap percepatan perbaikan jaringan irigasi dapat membantu petani kembali menggarap sawah mereka dan menjaga produktivitas pertanian di daerah yang terdampak bencana. (rdr)