PAYAKUMBUH, RADARSUMBAR.COM – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Payakumbuh bersama Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lintau dan PT PLN Electricity Services menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) 3 Pihak pada segmen peternakan dan pakan ternak sebagai upaya memperluas pemanfaatan energi listrik di sektor produktif.
Penandatanganan kerja sama yang dilaksanakan pada Kamis (25/6) ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan usaha peternakan dan agroindustri di Pangian, Lintau Buo, Tanah Datar.
Kerjasama dilakukan dengan dua pelaku usaha, yaitu Muhammad Riswal pada segmen pakan ternak dan Emilzon pada segmen peternakan ayam dengan kebutuhan daya masing-masing 33 kVA.
PKS ini menjadi langkah awal pengembangan pemanfaatan tenaga listrik pada sektor peternakan dan pakan ternak di wilayah kerja UP3 Payakumbuh sekaligus membuka peluang pasar baru bagi elektrifikasi sektor produktif.
Keberhasilan implementasi pada segmen peternakan dan pakan ternak ini menjadi kelanjutan dari suksesnya PKS 3 Pihak pada segmen huller.
Hal tersebut menunjukkan komitmen PLN bersama PT PLN Electricity Services dalam menghadirkan inovasi layanan kelistrikan yang mampu mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui skema PKS 3 Pihak, pelanggan memperoleh kemudahan dalam beralih menggunakan energi listrik yang lebih efisien, andal, dan sesuai dengan kebutuhan usahanya.
Di sisi lain, PLN dapat memperluas pemanfaatan tenaga listrik pada sektor-sektor yang memiliki potensi besar untuk berkembang.
Manager PLN UP3 Payakumbuh, Yessi Indra, menyampaikan bahwa keberhasilan penandatanganan PKS 3 Pihak perdana pada segmen peternakan menjadi bukti bahwa listrik semakin dipercaya sebagai solusi utama bagi pengembangan usaha produktif.
“PLN akan terus mencari peluang-peluang baru agar tenaga listrik mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.”
“Hal ini sejalan dengan misi PLN untuk menjadikan tenaga listrik sebagai media dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat serta sebagai pendorong kegiatan ekonomi.”
“Kami berharap keberhasilan PKS 3 Pihak pada segmen peternakan ini menjadi awal yang baik dan dapat mendorong semakin banyak pelaku usaha di sektor agroindustri maupun peternakan untuk beralih menggunakan energi listrik,” ujar Yessi Indra.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, mengatakan bahwa pengembangan PKS 3 Pihak pada segmen peternakan dan pakan ternak merupakan salah satu strategi PLN dalam memperluas pemanfaatan tenaga listrik di sektor produktif yang memiliki potensi pertumbuhan besar.
“PLN terus berupaya menghadirkan solusi kelistrikan yang mampu mendukung perkembangan dunia usaha.”
“Kolaborasi antara PLN UP3 Payakumbuh, ULP Lintau, dan PT PLN Electricity Services ini menjadi langkah nyata dalam mendorong elektrifikasi sektor produktif, sehingga pelaku usaha dapat menikmati pasokan listrik yang andal, efisien, dan berkelanjutan.”
“Kami optimistis inisiatif ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas usaha sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat,” ujar Ajrun Karim.
Melalui kolaborasi ini, PLN optimistis pemanfaatan energi listrik pada sektor peternakan dan pakan ternak akan terus meningkat.
Kehadiran listrik yang andal dan efisien diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha, menekan biaya operasional, serta menciptakan nilai tambah bagi pelaku usaha dan perekonomian daerah. (rdr)












