PARIAMAN

Puluhan Siswa NIBIIS Pariaman Diwisuda Tahfiz, Wali Kota Sampaikan Pesan Haru

×

Puluhan Siswa NIBIIS Pariaman Diwisuda Tahfiz, Wali Kota Sampaikan Pesan Haru

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Pariaman menghadiri wisuda tahfizd TK, SD dan SMP NIBIIS. (Foto: Ist)

PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Sebanyak 53 siswa TK, SD, dan SMP Nurul Ilmi Bilingual Islamic Integrated School (NIBIIS) Pariaman mengikuti Wisuda Tahfiz Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Aula Balaikota Pariaman, Minggu (7/6/2026).

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Hertati Taher.

Dalam sambutannya, Wali Kota Yota Balad menyampaikan rasa bangga atas capaian NIBIIS yang dinilai sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Pariaman, yakni Satu Rumah Satu Hafidz.

“Sekitar 38 siswa SD dan SMP di NIBIIS sudah menjadi hafidz. Ini menunjukkan program Satu Rumah Satu Hafidz berjalan lebih cepat,” ujar Yota Balad.

Baca Juga  Wako Pariaman Tinjau Bimbel Sekolah Kedinasan Gratis, Berharap Generasi Unggul dari Keluarga Miskin

Ia menilai, semakin banyak generasi muda yang menghafal Al-Qur’an akan berdampak pada pembentukan karakter dan akhlak yang lebih baik di Kota Pariaman.

“Kalau program ini berjalan di seluruh Kota Pariaman, insyaallah akhlak anak-anak kita akan semakin baik,” katanya.

Yota Balad juga berpesan kepada para siswa bahwa wisuda tahfiz bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Ia mengingatkan agar para siswa tetap rendah hati meskipun telah menghafal Al-Qur’an hingga beberapa juz, serta terus menghormati guru dan orang tua.

“Semakin tinggi pendidikan, tantangannya juga semakin besar. Hormati guru, cintai orang tua, insyaallah akan menjadi orang yang sukses,” ujarnya.

Baca Juga  Kepala BPPSDMP Kementan Kunjungi Pariaman, Bahas Kesejahteraan Penyuluh

Selain itu, Yota Balad menyampaikan apresiasi kepada NIBIIS Pariaman atas kontribusinya dalam mencetak hafidz dan hafidzah di Kota Pariaman.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap capaian program hafidz di tahun 2026 serta berharap visi-misi pemerintah daerah dapat terlaksana dengan baik selama masa kepemimpinan Yota Balad–Mulyadi. (rdr/rudi)