PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat mencatat sebanyak 169.560 wisatawan mengunjungi berbagai objek wisata unggulan selama pelaksanaan Piaman Barayo pada libur Lebaran 2026.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi Syarief, mengatakan jumlah tersebut merupakan gabungan dari kunjungan ke objek wisata berbayar dan tidak berbayar.
“Berdasarkan data yang kami himpun, total ada 169.560 kunjungan wisatawan,” ujar Ferialdi di Pariaman, Minggu.
Ia merinci, sebanyak 70.448 kunjungan berasal dari objek wisata berbayar, sementara sisanya dari destinasi yang tidak memungut retribusi.
Menurut dia, penghitungan kunjungan di objek wisata tidak berbayar dilakukan melalui pencatatan parkir kendaraan, pengamatan petugas di lapangan, serta pendekatan statistik.
Ferialdi menjelaskan, puncak kunjungan wisatawan ke objek wisata berbayar terjadi pada Selasa (24/3) dengan 12.514 kunjungan. Namun, jumlah tersebut mulai menurun sejak Jumat (27/3) menjadi 5.100 kunjungan.
Kunjungan sempat meningkat pada akhir pekan, yakni 6.108 pada Sabtu (28/3) dan 6.545 pada Minggu (29/3), meski tidak signifikan.
“Penurunan tersebut kemungkinan karena perantau mulai kembali ke daerah perantauan seiring dimulainya arus balik,” katanya.
Dari seluruh destinasi, Pantai Gandoriah tercatat sebagai objek wisata yang paling banyak dikunjungi selama Piaman Barayo.
Secara keseluruhan, jumlah kunjungan tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sekitar 150 ribu wisatawan. Padahal, durasi pelaksanaan tahun lalu mencapai 11–12 hari, sedangkan tahun ini hanya delapan hari.
Sebelumnya, Pemkot Pariaman membuka 11 objek wisata selama Piaman Barayo 2026 yang berlangsung pada 22–29 Maret untuk menyambut wisatawan libur Lebaran.
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, mengatakan Piaman Barayo merupakan agenda tahunan unggulan sekaligus bagian dari 43 kalender wisata Kota Pariaman pada 2026. (rdr/ant)












