HIBURAN

Rumah Terasa Sesak? Cek 6 Barang yang Bikin Ruangan makin Penuh

×

Rumah Terasa Sesak? Cek 6 Barang yang Bikin Ruangan makin Penuh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi ruang tamu. (Foto: Ist)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Rumah yang terasa sesak tidak selalu disebabkan oleh luas ruangan yang terbatas. Tumpukan barang yang jarang digunakan, terlalu banyak furnitur, hingga benda yang tidak memiliki tempat penyimpanan juga dapat membuat rumah terasa semakin penuh.

Mengutip laman Real Simple pada Minggu (27/9) waktu setempat, ahli penataan rumah menyarankan pemilik rumah mengevaluasi kembali barang-barang yang ada dan menyingkirkan benda yang sudah tidak lagi dibutuhkan.

Berikut sejumlah barang yang perlu diperiksa agar rumah terasa lebih lega:

1. Produk yang menumpuk di kamar mandi

Kamar mandi kerap menjadi tempat menumpuknya berbagai produk, mulai dari skincare, kosmetik, hingga perlengkapan mandi. Barang-barang yang dibiarkan memenuhi meja atau area bawah wastafel dapat membuat ruangan yang sebenarnya kecil terasa semakin sempit.

“Semua itu membuat kamar mandi terasa penuh, baik secara visual maupun fisik,” kata ahli penataan rumah sekaligus pendiri The Tidy Armadillo, Jessi Acuña.

Menurut Acuña, pemilik rumah dapat mulai dengan memeriksa produk yang sudah tidak digunakan. Barang yang masih layak dan belum kedaluwarsa dapat diberikan kepada orang lain, sedangkan produk yang sudah kedaluwarsa sebaiknya dibuang.

2. Barang yang menumpuk di area pintu masuk

Baca Juga  BPBD Agam Catat 41 Rumah Rusak Akibat Gempa

Sepatu, jaket, tas, dan berbagai barang yang diletakkan begitu saja di area pintu masuk juga dapat membuat rumah terasa penuh sejak pertama kali seseorang masuk.

“Area pintu masuk mungkin kecil, tetapi pengaruhnya besar terhadap perasaan kita terhadap rumah,” ujar ahli penataan rumah Marielle Young Goldberg.

Karena itu, barang yang tidak digunakan setiap hari sebaiknya tidak dibiarkan menumpuk di area tersebut.

3. Furnitur berukuran besar

Terlalu banyak meja, kursi, atau perabot berukuran besar dapat mengambil ruang yang sebenarnya masih bisa digunakan untuk membuat ruangan terasa lebih lega.

“Kadang-kadang, mengeluarkan satu furnitur saja bisa mengubah suasana ruangan secara keseluruhan dan mengembalikan banyak ruang,” kata ahli penataan rumah Olivia Parks.

Pemilik rumah dapat mengevaluasi setiap furnitur dan mempertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau justru membuat ruangan terasa penuh.

4. Pakaian yang sudah tidak pernah dikenakan

Lemari pakaian juga dapat menjadi sumber masalah. Pakaian yang sudah terlalu besar, terlalu kecil, tidak lagi sesuai dengan gaya pemiliknya, atau tidak pernah dikenakan hanya akan memenuhi ruang penyimpanan.

“Jangan terjebak pada ilusi bahwa semakin banyak pakaian berarti semakin banyak pilihan,” kata Acuña.

Baca Juga  ASN Pemko Pariaman Turun Tangan Bersihkan Rumah Warga Pascabanjir

Menyortir pakaian secara berkala dapat membantu mengurangi isi lemari sekaligus memudahkan pemilik menemukan pakaian yang memang masih digunakan.

5. Bahan makanan yang sudah tidak layak

Di dapur, barang-barang yang sudah tidak layak digunakan juga sebaiknya diperiksa. Bumbu yang kehilangan aroma, minyak yang sudah tengik, makanan kedaluwarsa, atau bahan makanan yang tidak pernah digunakan dapat memenuhi lemari tanpa memberikan banyak manfaat.

Pemeriksaan secara berkala membantu memastikan ruang penyimpanan hanya digunakan untuk bahan makanan yang masih layak dan benar-benar dibutuhkan.

6. Terlalu banyak cangkir dan peralatan dapur

Cangkir dan peralatan dapur dengan fungsi yang sama juga dapat membuat tempat penyimpanan cepat penuh.

Goldberg menyarankan pemilik rumah menyimpan cangkir sesuai kebutuhan sehari-hari dan beberapa tambahan sebagai cadangan.

Sementara itu, Acuña menyarankan peralatan dapur yang paling sering digunakan ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau. Barang yang jarang digunakan dapat disimpan di tempat lain atau dipertimbangkan kembali apakah masih perlu dipertahankan.

Dengan menyortir barang secara berkala dan hanya menyimpan benda yang memang dibutuhkan, rumah dapat terasa lebih lega tanpa harus mengubah ukuran atau menambah ruangan. (rdr/ant)