HIBURAN

Juicy Luicy Tetap Manggung di Bukittinggi di Tengah Cancel Culture, Panggung Malah Terbakar

×

Juicy Luicy Tetap Manggung di Bukittinggi di Tengah Cancel Culture, Panggung Malah Terbakar

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, RADARSUMBAR.COM — Nama grup musik Juicy Luicy kembali menjadi sorotan. Di tengah gelombang cancel culture yang belakangan menyeret band asal Bandung tersebut, Juicy Luicy justru tetap tampil dalam Highland Fest 2026 di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Namun, penampilan Juicy Luicy di Lapangan Wirabraja, Bukittinggi, Sabtu (26/9/2026) malam, diwarnai insiden tak terduga. Bagian depan panggung tiba-tiba terbakar ketika Uan dan kawan-kawan tengah tampil.

Peristiwa tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, vokalis Juicy Luicy, Julian Kaisar alias Uan, terlihat menjadi salah satu orang pertama yang menyadari adanya kobaran api.

“Kebakaran, kebakaran,” ujar Uan sambil menunjuk ke arah api.

Sejumlah kru kemudian mendekati sumber api. Uan juga terlihat ikut berusaha memadamkan kobaran tersebut menggunakan air dari botol. Penampilan Juicy Luicy pun sempat terhenti akibat insiden tersebut.

Belum diketahui secara pasti penyebab munculnya api. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari penyelenggara Highland Fest 2026 mengenai sumber api maupun detail penanganan insiden tersebut.

Di Tengah Gelombang Cancel Culture

Insiden kebakaran panggung tersebut terjadi ketika Juicy Luicy memang tengah berada dalam sorotan publik.

Sebelumnya, band yang dikenal lewat lagu seperti Lantas, Tampar dan Sialan itu menjadi sasaran kritik setelah batal tampil di XYZ Liveground Batam pada 5 September 2026.

Baca Juga  Kapolresta: Tak Ada Penyekatan di Kota Padang selama Nataru

Persoalan tersebut bermula dari masalah pembayaran kebutuhan perjalanan, termasuk bagasi dan akomodasi.

Pihak penyelenggara memiliki versi bahwa Juicy Luicy batal berangkat setelah persoalan overweight baggage, sementara pihak Juicy Luicy menyatakan ada kewajiban penyelenggara yang belum diselesaikan.

Polemik tersebut kemudian meluas di media sosial. Sejumlah agenda bahkan disebut mencoret nama Juicy Luicy dari daftar penampil. Okezone melaporkan setidaknya tiga event resmi dikaitkan dengan pencoretan Juicy Luicy setelah polemik Batam.

Gelombang penolakan juga terlihat dalam sejumlah penampilan mereka. Saat tampil di Sukabumi, misalnya, beredar video sejumlah penonton meninggalkan lokasi ketika Juicy Luicy hendak naik panggung. Aksi tersebut kemudian dikaitkan warganet sebagai bentuk cancel culture.

Di Pestapora 2026, Juicy Luicy juga menjadi sorotan setelah area penonton saat mereka tampil terlihat tidak seramai penampilan mereka pada tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah warganet secara terbuka mengaitkannya dengan cancel culture.

Bukittinggi Tetap Beri Ruang

Di tengah situasi tersebut, Juicy Luicy tetap mendapat ruang untuk tampil di Bukittinggi melalui Highland Fest 2026.

Kehadiran mereka menunjukkan bahwa polemik di media sosial tidak serta-merta membuat seluruh penyelenggara acara menghentikan kerja sama dengan band tersebut. Juicy Luicy tetap tampil sesuai jadwal di Bukittinggi pada Sabtu malam.

Baca Juga  Pantau Arus Mudik, Polres Mentawai Siagakan 1 Pos Pengamanan di Pelabuhan Tuapejat

Namun, justru di panggung inilah muncul insiden kebakaran yang kembali membuat nama Juicy Luicy menjadi perbincangan.

Sejumlah warganet bahkan menghubungkan kebakaran tersebut dengan polemik yang sebelumnya menimpa band tersebut. Ada yang menyebut kejadian itu sebagai “teguran”, sementara komentar lainnya menyebut seolah-olah panggung tidak merestui penampilan Juicy Luicy.

Komentar tersebut merupakan respons warganet di media sosial dan tidak dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kebakaran. Sampai saat ini, penyebab munculnya api masih belum diketahui secara pasti.

Selain mengaitkannya dengan polemik Juicy Luicy, warganet juga mempertanyakan kesiapan keselamatan di lokasi acara.

Beberapa komentar menyoroti upaya awal pemadaman yang dilakukan menggunakan air botol dan mempertanyakan keberadaan APAR di sekitar panggung.

Beruntung, dari informasi yang tersedia, insiden tersebut hanya membuat penampilan terhenti sementara. Belum ada laporan resmi mengenai korban akibat kebakaran tersebut.

Kini, Juicy Luicy kembali menjadi sorotan. Bukan hanya karena polemik yang memicu gelombang cancel culture, tetapi juga karena insiden kebakaran panggung saat mereka tampil di Bukittinggi. (rdr)