AGAM

Sebanyak 8.195 Warga Terdampak Bencana di Agam Terima Bantuan Jaminan Hidup

×

Sebanyak 8.195 Warga Terdampak Bencana di Agam Terima Bantuan Jaminan Hidup

Sebarkan artikel ini
Bupati Agam Benni Warlis. Dok Antara/Yusrizal

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Agam mencatat penyaluran bantuan jaminan hidup (jadup) bagi korban bencana hidrometeorologi yang melanda daerah itu pada akhir November 2025 telah mencapai Rp11,06 miliar.

Bupati Agam Benni Warlis mengatakan bantuan tersebut disalurkan kepada 8.195 jiwa yang berasal dari 2.313 kepala keluarga dan tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Agam.

“Ke-8.195 jiwa itu berasal dari 2.313 kepala keluarga yang tersebar di 12 kecamatan,” kata Benni Warlis di Lubuk Basung, Senin.

Pernyataan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Agam terkait nota jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga  Sempat Lumpuh, Jalur Lubuk Basung–Bukittinggi kembali Dilalui Kendaraan

Benni menjelaskan bantuan jaminan hidup tersebut bersumber dari Kementerian Sosial dan disalurkan melalui PT Pos Indonesia kepada masyarakat terdampak bencana.

Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp15 ribu per hari selama tiga bulan sebagai bentuk dukungan pemenuhan kebutuhan dasar pascabencana.

“Bantuan ini berasal dari Kementerian Sosial dan langsung diserahkan kepada korban,” ujarnya.

Selain bantuan jadup, Pemerintah Kabupaten Agam juga telah menyalurkan santunan duka kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi.

Total santunan yang disalurkan mencapai Rp3,04 miliar untuk 203 korban meninggal dunia, dengan nilai bantuan Rp15 juta untuk setiap korban.

“Santunan itu kita salurkan kepada ahli waris sebesar Rp15 juta per jiwa,” katanya.

Baca Juga  Sekda Agam: Garuda Mas Punya Potensi jadi Destinasi Unggulan Ibu Kota Kabupaten

Sementara itu, bantuan bagi korban luka berat telah disalurkan sebesar Rp1,05 miliar kepada 105 orang. Masing-masing korban menerima santunan senilai Rp5 juta.

Pemerintah juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan lainnya, termasuk paket makanan siap saji, perlengkapan keluarga, serta peralatan evakuasi dengan total nilai Rp1,05 miliar.

Selain itu, sebanyak 3.000 paket bahan kebutuhan pokok senilai Rp1,05 miliar telah disalurkan kepada masyarakat terdampak.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berupa bantuan beras sebanyak 3.000 kilogram yang didistribusikan melalui Bulog.

Pemkab Agam berharap seluruh bantuan yang telah disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah tersebut. (rdr/ant)