PULAUPUNJUNG, RADARSUMBAR.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), mengemukakan telah menertibkan ribuan alat peraga sosialisasi peserta pemilu yang menyalahi aturan dan perundang-undangan.
Komisioner Bawaslu Dharmasraya, Maradis, di Pulau Punjung, Kamis, mengatakan penertiban dilakukan secara serentak di wilayah Kabupaten Dharmasraya pada Rabu (15/11) kemarin.
“Alat peraga yang kita tertibkan adalah alat peraga sosialisasi yang menyerupai alat peraga kampanye, dan alat peraga sosialisasi yang dipasang di tempat yang di larang,” katanya.
Ia mengatakan penertiban tersebut dilakukan bersama tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja, Kepolisian, TNI, Kejaksaan, Kesbangpol, Dishub, dan PUPR. Penertiban di sepanjang jalan Lintas Sumatera Dharmasraya di ambil oleh tim gabungan kabupaten, di wilayah kecamatan dilakukan Panwaslu bersama tim gabungan juga.
Ia mengemukakan setidaknya sekitar 300an alat peraga yang di tertibkan di sepanjang jalan lintas Sumatera mulai dari Batas Kabupaten Sijunjung sampai dengan batas Sumbar-Jambi, alat peraga yang menyalahi aturan tersebut terdiri baliho, spanduk, dan bahan kampanye seperti poster dan kalender.
“Untuk sepanjang jalan lintas sumatera jumlahnya mencapai 300-an alat peraga, sedangkan masing-masing kecamatan sekitar 100 sampai 150 alat peraga yang ditertibkan pengawas kecamatan bersama tim gabungan, jika kali 11 kecamatan jumlahnya tentu mencapai ribuan,” ungkap dia.