JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Platform jejaring sosial milik Elon Musk, X, akan mengubah skema monetisasi bagi kreator dan influencer dengan menghentikan secara bertahap program Revenue Sharing dan menggantinya dengan program baru bernama Original Content Rewards.
Menurut laporan TechCrunch pada Sabtu (8/9) waktu setempat, perubahan utama dalam program baru tersebut adalah penekanan yang lebih besar terhadap orisinalitas konten.
X tidak lagi menerima peserta baru untuk program Revenue Sharing. Sementara peserta yang sudah terdaftar masih dapat memperoleh penghasilan hingga 7 September, mulai 8 September mereka dapat mengajukan diri untuk mengikuti program Original Content Rewards.
Kreator yang ingin mengikuti program baru tersebut tetap diwajibkan berlangganan salah satu paket X Premium serta memenuhi sejumlah persyaratan terkait jumlah pengikut dan tayangan.
Salah satu persyaratannya adalah memiliki sedikitnya 500 pengikut terverifikasi dan memperoleh sedikitnya 500.000 tayangan Home Timeline dari pengguna terverifikasi dalam 90 hari.
Dalam program yang menekankan orisinalitas tersebut, X menyebut konten yang dapat memperoleh penghargaan antara lain laporan dan analisis orisinal, foto dan video yang dibuat sendiri oleh pengguna, serta meme dan grafis hasil kreasi sendiri.
Konten berupa komentar juga tetap diperhitungkan. Namun, X menegaskan bahwa pengguna yang secara rutin menggunakan materi buatan pihak lain harus memberikan nilai orisinal yang berarti agar kontennya memenuhi pedoman.
X memberikan sejumlah contoh konten yang tidak dianggap orisinal, termasuk unggahan yang hanya disalin dari akun lain, konten yang diunduh dari akun lain kemudian diunggah kembali, serta konten yang diposting ulang tanpa transformasi berarti.
Perwakilan X, Allegra Jacchia, mengatakan program monetisasi yang berlaku saat ini “telah mencapai titik di mana insentifnya tidak lagi selaras”.
Menurut Jacchia, kreator seharusnya berfokus menghadirkan konten baru dan orisinal ke platform, bukan semata-mata mengejar besarnya pembayaran.
Ia menambahkan bahwa X akan terus menyempurnakan program tersebut, meningkatkan model yang digunakan, dan menaikkan standar dari waktu ke waktu.
“Kami sebenarnya bisa terus menambahkan lebih banyak aturan dan pengecualian. Namun, pada akhirnya, keputusan yang lebih baik memulai dari awal dan membangun program yang sejak hari pertama dirancang untuk memberikan penghargaan terhadap orisinalitas,” ujar Jacchia.
Pengumuman tersebut menyusul sejumlah upaya X memperbaiki program Revenue Sharing. Pada April, misalnya, X mengurangi pembayaran kepada akun agregator dan akun yang dianggap menggunakan “clickbait”.
Kebijakan tersebut kemudian memicu keluhan dari sejumlah akun populer yang selama ini memperoleh keuntungan dari sistem yang berlaku.
Musk bahkan sempat membatalkan sebagian perubahan, termasuk kebijakan yang memberikan bobot lebih besar terhadap audiens lokal kreator dalam penghitungan pembayaran, setelah mendapat reaksi keras dari pengguna. (rdr/ant)







