JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – YouTube menetapkan persyaratan baru bagi kreator konten yang ingin memperoleh pendapatan dari tayangan iklan dan jumlah pelanggan (subscriber) mulai 1 Februari.
Dilansir dari laporan TechCrunch pada Senin (10/8) waktu setempat, kreator baru yang ingin memperoleh penghasilan melalui monetisasi harus mengumpulkan sedikitnya 8.000 jam tayang dalam satu tahun terakhir atau 20 juta penayangan Shorts dalam 90 hari terakhir.
Ketentuan tersebut lebih tinggi dibandingkan persyaratan sebelumnya, yakni 1.000 subscriber dan 4.000 jam tayang dalam satu tahun terakhir, atau 1.000 subscriber dan 10 juta penayangan Shorts dalam 90 hari terakhir.
YouTube menyatakan perubahan tersebut tidak akan berdampak pada kreator lama yang telah tergabung dalam YouTube Partner Program (YPP).
Selain itu, kreator harus mempertahankan sedikitnya 10 juta penayangan Shorts dalam periode 90 hari untuk terus memperoleh pendapatan melalui program Shorts.
Kanal yang belum memenuhi ketentuan tersebut tetap dapat menjadi bagian dari program mitra dan memperoleh pendapatan dari konten video berdurasi panjang.
Pendapatan dari Shorts akan kembali diberikan setelah kanal memenuhi kembali ketentuan penayangan yang ditetapkan dalam periode 90 hari.
Perubahan ketentuan monetisasi tersebut dilakukan seiring pertumbuhan YouTube. Platform berbagi video itu kini mencatat lebih dari 200 miliar penayangan Shorts setiap hari serta lebih dari 1 miliar jam waktu menonton melalui televisi setiap harinya.
Dalam pengumuman yang sama, YouTube juga memperluas layanan berlangganan Premium Lite ke seluruh negara yang telah menyediakan YouTube Premium.
Premium Lite menawarkan pengalaman menonton tanpa iklan pada sebagian besar video, serta fitur mengunduh video untuk ditonton secara luring dan memutar video di latar belakang.
Kreator konten akan memperoleh bagian dari pendapatan berdasarkan waktu menonton dan jumlah penayangan yang berasal dari pelanggan. YouTube menetapkan pembagian pendapatan sebesar 55 persen untuk kreator video berdurasi panjang dan 45 persen untuk kreator Shorts.
YouTube menyatakan kehadiran pelanggan Premium tambahan berpotensi meningkatkan pendapatan kreator. Mitra rata-rata memperoleh pendapatan lebih tinggi ketika pengguna berlangganan Premium dibandingkan ketika pengguna menonton video dengan iklan. (rdr/ant)












