PADANG

BMKG Prediksi Kota Padang Dilanda Hujan Disertai Petir Hari Ini

×

BMKG Prediksi Kota Padang Dilanda Hujan Disertai Petir Hari Ini

Sebarkan artikel ini
ilustrasi hujan berpetir. (dok. istimewa)
ilustrasi hujan berpetir. (dok. istimewa)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar ibu kota provinsi di Indonesia akan diguyur hujan ringan pada perayaan Jumat Agung, Jumat (3/4/2026).

Prakirawan BMKG, Lintang Alya N, menyampaikan kondisi cuaca tersebut melalui kanal YouTube yang dipantau dari Jakarta.

Di Pulau Sumatra, Banda Aceh, Tanjung Pinang, dan Jambi diprakirakan berawan tebal. Sementara itu, Medan, Pekanbaru, Pangkal Pinang, Bengkulu, dan Palembang berpotensi diguyur hujan ringan.

BMKG juga mengingatkan potensi hujan disertai petir di Padang dan Bandar Lampung.

Beralih ke Pulau Jawa, seluruh ibu kota provinsi, mulai dari Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya diprakirakan mengalami hujan ringan.

Baca Juga  Cabuli Pacar sampai Hamil, Pemuda di Padang Dicokok Polisi

Di wilayah Kalimantan, Pontianak berpotensi berawan, sedangkan Palangkaraya, Tanjung Selor, Samarinda, dan Banjarmasin diprakirakan diguyur hujan ringan.

Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Mataram diprakirakan berawan tebal, sementara Denpasar dan Kupang berpotensi hujan ringan.

Sementara itu, di Pulau Sulawesi, seluruh ibu kota provinsi diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang, meliputi Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, dan Kendari.

Di wilayah Maluku dan Maluku Utara, Ternate dan Ambon diprakirakan diguyur hujan ringan.

Adapun di Papua, hujan ringan berpotensi terjadi di Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayapura. Sementara Jayawijaya dan Merauke diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah, khususnya di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Papua Pegunungan. (rdr/ant)

Baca Juga  Ketua Komisi 2 DPRD Padang Rachmad Wijaya Minta Pemko Transparan Kelola Aset Tanah, Dorong Optimalisasi PAD