PADANG

Seleksi Wali Kota Cilik dan Duta Anak Padang 2026 Diikuti 110 Peserta, ABK Antusias Ikut

×

Seleksi Wali Kota Cilik dan Duta Anak Padang 2026 Diikuti 110 Peserta, ABK Antusias Ikut

Sebarkan artikel ini

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) kembali membuka ruang partisipasi bagi generasi muda melalui Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang Tahun 2026.

Program yang menjadi wadah pengembangan potensi, kreativitas, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap hak anak ini mendapat sambutan yang sangat baik.

Tahun ini, sebanyak 110 pelajar tingkat SMP berusia 12 hingga 15 tahun mendaftarkan diri untuk mengikuti proses seleksi.

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Kota Padang, Ade Yonanda Irza, mengatakan penyelenggaraan kegiatan tersebut bertujuan melahirkan agen perubahan (agent of change) yang mampu menjadi pelopor dalam pemenuhan hak anak di Kota Padang.

Baca Juga  BPK Serahkan Temuan Pemeriksaan LKPD Padang 2023, Hendri Septa Instruksikan Ini ke Kepala OPD

“Melalui program ini kami ingin mencetak anak-anak yang memiliki kepemimpinan, kreativitas, serta mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak anak di lingkungan masing-masing,” ujarnya di Kantor DP3AP2KB Kota Padang, Selasa (14/7/2026).

Ade menjelaskan, proses seleksi dilaksanakan melalui tiga tahapan, yakni seleksi esai, wawancara dan unjuk bakat, hingga grand final.

Pada tahap kedua nantinya akan dipilih 30 peserta terbaik untuk mengikuti wawancara dan tes minat bakat sebelum disaring menjadi 14 finalis.

“Dari seleksi tahap kedua nantinya akan dipilih 14 finalis yang akan tampil pada acara puncak apresiasi Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli 2026 di Youth Center Kota Padang,” katanya.

Baca Juga  Bertemu Pelaku Usaha, Wako Fadly Amran: Investasi Jadi Kunci Strategis Ciptakan Lapangan Kerja

Menariknya, pelaksanaan tahun ini juga diwarnai tingginya partisipasi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Sebagai bentuk komitmen terhadap inklusivitas, DP3AP2KB menghadirkan kategori khusus, yakni Duta Anak Pejuang Disabilitas.

“Alhamdulillah, minat anak-anak berkebutuhan khusus tahun ini sangat tinggi. Kami berharap mereka dapat menjadi role model bagi teman-teman sebaya serta menjadi pelopor dan pelapor (2P) dalam pemenuhan hak anak, khususnya di lingkungan sekolah,” tambah Ade.

Melalui penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak 2026, Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan ruang partisipasi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan anak sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Padang yang ramah anak. (rdr)