AGAM

Antisipasi Gejolak Harga Bahan Kebutuhan Pokok, Pemkab Agam Pantau Lima Pasar Tradisional

×

Antisipasi Gejolak Harga Bahan Kebutuhan Pokok, Pemkab Agam Pantau Lima Pasar Tradisional

Sebarkan artikel ini
ilustrasi bahan pangan. (dok. istimewa)
ilustrasi bahan pangan. (dok. istimewa)

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, rutin memantau ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan Kabupaten Agam, Budi Perwira Negara, mengatakan pemantauan dilakukan oleh tim dari Bidang Pasar yang terdiri atas tiga orang.

“Tim melakukan monitoring ke sejumlah pasar tradisional di daerah ini,” katanya di Lubuk Basung, Jumat.

Pemantauan dilakukan di Pasar Bawan, Kecamatan Ampek Nagari; Pasar Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara; Pasar Rabaa, Kecamatan Tanjung Raya; Pasar Padang Lua, Kecamatan Banuhampu; serta Pasar Serikat Lubuk Basung Garagahan.

Baca Juga  Januari-Juni 2024, Produksi Bibit Ikan di Agam Capai 53,8 Juta Ekor

Menurut Budi, pemantauan di Pasar Serikat Lubuk Basung Garagahan dilakukan setiap hari, sedangkan empat pasar lainnya dipantau secara berkala setiap pekan.

Hasil pemantauan tersebut menjadi bahan evaluasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Agam sebelum dilaporkan melalui aplikasi milik Kementerian Perdagangan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Apabila terjadi kelangkaan pasokan atau lonjakan harga, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan membantu menyalurkan komoditas ke Kabupaten Agam untuk menjaga stabilitas harga.

“Skema ini sudah berjalan. Misalnya ketika harga cabai merah naik, Pemprov Sumbar memasok cabai ke Agam sehingga harga kembali normal,” ujarnya.

Budi mengatakan harga bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Agam hingga saat ini masih relatif stabil karena daerah tersebut merupakan salah satu sentra produksi berbagai komoditas pangan, seperti cabai merah, kentang, bawang merah, beras, dan ikan.

Baca Juga  30.540 KK di Agam Dapat Bantuan Beras, Masing-masing 10 Kg

Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras berkisar Rp16.000–Rp17.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp50.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp40.000 per kilogram, bawang merah Rp35.000 per kilogram, bawang putih Rp38.000 per kilogram, gula pasir curah Rp19.000 per kilogram, gula pasir kemasan Rp20.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp20.000 per liter, Minyakita Rp15.700 per liter, daging ayam ras Rp38.000 per kilogram, daging sapi Rp145.000 per kilogram, serta ikan tongkol Rp43.000 per kilogram. (rdr/ant)