INTERNASIONAL

Seskab: Belum Ada Keputusan Tarik Pasukan TNI dari UNIFIL

×

Seskab: Belum Ada Keputusan Tarik Pasukan TNI dari UNIFIL

Sebarkan artikel ini
Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). (Anadolu/as)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan hingga saat ini pemerintah belum mengambil keputusan untuk menarik pasukan TNI dari misi Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).

“Oh, tidak ada untuk ke situ (menarik pasukan TNI dari UNIFIL),” kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat.

Ia menyatakan pemerintah tetap melanjutkan penugasan prajurit TNI dalam misi perdamaian tersebut, sembari melakukan evaluasi secara berkala, baik secara internal maupun eksternal.

Menurut Teddy, sikap pemerintah telah ditegaskan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Menteri Luar Negeri Sugiono, yang menekankan komitmen Indonesia dalam menjalankan peran perdamaian dunia.

Baca Juga  Asian Games 2022: Indonesia Berpeluang Menambah Medali

Ia menjelaskan pengiriman pasukan TNI ke UNIFIL merupakan bagian dari amanat konstitusi, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 terkait upaya menjaga ketertiban dunia.

“Indonesia mengirim pasukan untuk menjaga perdamaian dan tetap melakukan evaluasi terhadap situasi yang ada,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga menyatakan pemerintah belum mengambil keputusan terkait penarikan personel TNI dari UNIFIL.

“Kalau pertanyaannya sampai ke keputusan penarikan, itu belum. Namun, pemerintah terus melakukan koordinasi menyusul kejadian yang terjadi,” kata Prasetyo.

Ia menambahkan, Kementerian Luar Negeri masih melakukan koordinasi dan evaluasi terkait insiden yang menimpa prajurit TNI di wilayah tersebut.

Baca Juga  Dikeroyok Sekelompok Orang di Jakarta Utara, Anggota TNI AD Tewas Ditusuk

Menurutnya, kemungkinan penarikan pasukan akan bergantung pada hasil evaluasi dan perkembangan situasi di lapangan.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa setiap perubahan terkait partisipasi TNI dalam UNIFIL harus melalui pertimbangan matang.

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang menyebut keterlibatan Indonesia dalam UNIFIL merupakan bagian dari komitmen internasional dalam menjaga keamanan dan perdamaian dunia.

Hingga kini, tercatat tiga prajurit TNI gugur dan delapan lainnya terluka dalam tiga serangan terpisah saat menjalankan tugas bersama UNIFIL di Lebanon. (rdr/ant)