PADANG, RADARSUMBAR.COM – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama bupati dan wali kota se-Sumbar melakukan rapat koordinasi dengan COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, di Jakarta, Rabu (15/4), guna mendorong percepatan investasi dan pembangunan infrastruktur strategis.
Dalam pertemuan tersebut, Dony menegaskan pertumbuhan ekonomi Sumbar sangat bergantung pada masuknya investasi, terutama di sektor produktif.
“Percepatan investasi diperlukan agar Sumbar tidak tertinggal dalam pertumbuhan ekonomi regional. Saat ini, investasi belum optimal masuk ke sektor-sektor produktif,” ujarnya.
Ia menekankan investasi yang didorong harus bersifat padat karya agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, serta mendorong pemerintah daerah menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Menurutnya, hilirisasi, dukungan infrastruktur, dan kepastian ekosistem investasi menjadi kunci. Selain itu, investasi juga harus melibatkan tenaga kerja lokal dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“Investasi tidak cukup hanya hadir di atas kertas, tetapi harus membuka lapangan kerja dan meningkatkan penerimaan daerah,” katanya.
Dony menyebut Sumbar memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti hilirisasi kelapa dan gambir, pengembangan pariwisata, kawasan kuliner tematik, serta proyek infrastruktur strategis.
Sementara itu, Gubernur Mahyeldi Ansharullah menyampaikan harapan dukungan dari Danantara dan BP BUMN untuk mempercepat realisasi investasi dan pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.
Ia menjelaskan sejumlah proyek strategis yang tengah berjalan, antara lain pengembangan energi panas bumi, pembangunan Tol Sicincin–Pangkalan, Fly Over Sitinjau Lauik, serta penanganan infrastruktur pascabencana di Lembah Anai.
Selain itu, terdapat proyek yang masih terkendala, seperti pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang yang membutuhkan dukungan pendanaan.
Adapun program yang masih dalam tahap perencanaan meliputi penyusunan peta jalan Sumbar Hijau, reaktivasi jalur kereta api, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mentawai dan Mandeh, serta pelebaran ruas jalan Bukittinggi–Payakumbuh.
Mahyeldi optimistis sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan Danantara dapat mempercepat realisasi investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumbar secara berkelanjutan. (rdr/ant)











