LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengerahkan dua alat berat jenis beko loader untuk membersihkan material tanah longsor yang menimbun badan jalan provinsi penghubung Lubuk Basung–Kota Bukittinggi, Kamis malam.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Abdul Ghafur mengatakan proses pembersihan mulai dilakukan pada Jumat (8/5) sekitar pukul 08.00 WIB di Jorong Kampung Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto.
“Dua alat berat mulai membersihkan material tanah longsor di Jorong Kampung Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto,” kata Abdul Ghafur di Lubukbasung, Jumat.
Ia menjelaskan, alat berat tersebut merupakan milik Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumatera Barat. Material longsor dengan ketinggian sekitar 1–1,5 meter dan panjang sekitar 25 meter menutupi badan jalan.
Material longsor tersebut kemudian diangkut dan dibuang ke lokasi aman menggunakan satu unit dump truk milik BMCKTR Sumbar.
“Mudah-mudahan material longsor segera bersih agar akses lalu lintas kembali normal. Sebelumnya jalan sempat tidak bisa dilalui sejak Kamis (7/5) sekitar pukul 24.00 WIB,” ujarnya.
Abdul Ghafur mengungkapkan, lokasi tersebut sebelumnya juga pernah terjadi longsor pada Selasa (5/5) malam.
Saat kejadian tersebut, longsor menimbun tujuh warga yang berada di dalam tiga unit rumah semi permanen. Enam orang berhasil selamat dengan luka-luka dan patah tulang, sementara satu orang meninggal dunia.
Ia juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi karena wilayah tersebut rawan longsor.
“Warga diimbau segera mengungsi ke tempat lebih aman jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” katanya. (rdr/ant)











