PADANG

Cuaca Sumbar Didominasi Jerebu, Hujan Berpotensi Turun Siang hingga Malam

×

Cuaca Sumbar Didominasi Jerebu, Hujan Berpotensi Turun Siang hingga Malam

Sebarkan artikel ini
ilustrasi hujan ringan.(dok. istimewa)
ilustrasi hujan ringan.(dok. istimewa)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan fenomena udara kabur atau jerebu akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (21/6/2026). Selain itu, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari di sejumlah daerah.

Berdasarkan prakiraan BMKG, fenomena jerebu diprediksi terjadi hampir di seluruh wilayah Sumbar sejak pagi hingga dini hari. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi jarak pandang sehingga masyarakat, terutama pengguna jalan, diimbau meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

Udara kabur atau jerebu merupakan fenomena atmosfer yang terjadi akibat campuran debu, asap, kelembapan tinggi, maupun partikel-partikel halus lainnya yang mengurangi kejernihan udara dan pandangan.

Baca Juga  BMKG: Sumbar Berpotensi Hujan Ringan hingga Lebat Hari Ini

Memasuki siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur sebagian besar wilayah Sumbar.

BMKG mencatat hanya tiga daerah yang diprakirakan berada dalam kondisi berawan hingga cerah berawan pada rentang pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB, yakni Kota Pariaman, Kota Sawahlunto, dan Kota Solok. Sementara daerah lainnya berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.

Pada malam hari, hujan masih berpotensi terjadi di Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Sijunjung, Solok Selatan, serta Kepulauan Mentawai. Kondisi tersebut diperkirakan berangsur mereda menjelang tengah malam.

Sementara itu, wilayah lainnya diprakirakan kembali didominasi kondisi udara kabur.

BMKG juga memperkirakan suhu udara di Sumbar berkisar antara 17 hingga 29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 72 hingga 100 persen. Kecepatan angin diprakirakan berada pada kisaran 4 hingga 13 kilometer per jam.

Baca Juga  BMKG Sebut Hujan Berhenti saat MotoGP Mandalika Bukan karena Pawang, Tapi!

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG serta mewaspadai potensi berkurangnya jarak pandang akibat jerebu dan kemungkinan hujan di sejumlah wilayah. (rdr)