BERITA

Kemensos Targetkan Infrastruktur Digital 93 Sekolah Rakyat Rampung Juli 2026

×

Kemensos Targetkan Infrastruktur Digital 93 Sekolah Rakyat Rampung Juli 2026

Sebarkan artikel ini
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf melakukan tanya jawab dengan media usai meninjau kesiapan Sekolah Rakyat di Pusdiklat Kemensos, Jakarta Selatan pada Kamis pagi (20/3/2025). (ANTARA/Hana Kinarina)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menargetkan infrastruktur pembelajaran digital di 93 titik Sekolah Rakyat permanen dapat beroperasi penuh pada Juli 2026 untuk menyambut tahun ajaran baru 2026/2027.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pemasangan fasilitas digital dilakukan paralel dengan pembangunan fisik tahap kedua yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Komdigi akan bekerja sama dengan Kementerian PU dan Kementerian Sosial untuk membangun infrastruktur pembelajaran digital. Instalasi internet dan berbagai kebutuhan pembelajaran digital dipercepat agar Juli nanti sudah bisa dimanfaatkan,” ujar Saifullah Yusuf di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, percepatan tersebut penting agar siswa dari keluarga miskin yang masuk kategori Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dapat langsung mengakses ekosistem pembelajaran digital sejak hari pertama sekolah.

Baca Juga  KLH Segel Tambang di Sumbar Pascabanjir, Temuan Lapangan Ungkap Reklamasi Mangkrak

Pemerintah menilai integrasi jaringan internet di lingkungan sekolah dapat membantu mengurangi kesenjangan literasi digital dan memperluas akses pendidikan modern bagi anak-anak rentan di berbagai daerah.

Meski demikian, Saifullah mengakui masih ada tantangan koordinasi serta kondisi geografis di sejumlah wilayah yang menyulitkan pemasangan jaringan telekomunikasi.

Untuk mengatasi kendala tersebut, pemerintah akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

“Koordinasi akan kita perkuat minggu depan di Kantor Staf Presiden (KSP), di kantornya Pak Dudung. Insya Allah minggu depan akan kita lakukan koordinasi lagi,” katanya.

Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin kategori desil 1–4 berdasarkan DTSEN.

Baca Juga  Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Masyarakat Miskin, Jumlah Siswa Sekolah Rakyat Capai 46 Ribu di Tahun Ini

Program ini juga terintegrasi dengan sejumlah layanan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), jaminan kesehatan PBI-JK, Koperasi Merah Putih, hingga Program 3 Juta Rumah.

Data Kemensos menunjukkan saat ini terdapat 166 titik Sekolah Rakyat Rintisan di 38 provinsi yang telah beroperasi sejak Juli 2025 dengan total 15.900 siswa dari jenjang SD hingga SMA.

Pemerintah juga tengah membangun 101 Sekolah Rakyat permanen pada 2026 sebagai bagian dari target pembangunan 500 sekolah permanen hingga 2029.

Khusus di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Kemensos menambah 10 titik Sekolah Rakyat rintisan untuk menampung anak telantar, anak jalanan, dan anak yang berisiko putus sekolah. (rdr/ant)