JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meminta pemerintah daerah (pemda) di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengoptimalkan sarana pembelajaran jarak jauh (PJJ) demi keselamatan siswa.
“Kalau itu kita sudah ada Surat Edaran Mendikdasmen yang menyampaikan keselamatan murid adalah yang utama, dan sudah ada surat edaran dari beberapa pemda yang terdampak karhutla agar pembelajaran sementara diselenggarakan dengan PJJ, itu sarananya mereka punya,” kata Abdul Mu’ti di Jakarta, Kamis.
Ia meminta guru, tenaga kependidikan, dan pihak sekolah menunggu hingga proses pemadaman karhutla benar-benar selesai dan kondisi asap membaik sebelum kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka.
“Sambil menunggu proses pemadaman ini betul-betul selesai, anak-anak tetap belajar di rumah agar mereka tetap selamat,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan pemerintah mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki bibit awan hujan sebagai salah satu upaya membantu penanganan karhutla.
Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/8), Raja Juli mengatakan hujan masih menjadi salah satu cara paling efektif untuk membantu memadamkan karhutla, terutama di tengah musim kemarau dan fenomena El Nino.
“Pemerintah telah melakukan OMC sejak Januari untuk mengantisipasi kekeringan dan potensi kebakaran, terutama dengan membasahi daerah gambut di sejumlah provinsi,” kata Raja Juli.
Ia mengatakan salah satu wilayah yang masih memiliki bibit awan hujan untuk mendukung pelaksanaan OMC adalah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Di sisi lain, dukungan peralatan juga dikirim ke wilayah terdampak karhutla. Pesawat Hercules TNI Angkatan Udara A-1331 dari Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, mengangkut mesin pompa air portabel dan perlengkapan selang bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk penanggulangan karhutla di Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Bantuan Kementan ini atas perintah Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk dukungan pemerintah memperkuat penanganan karhutla di Kalsel,” kata Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman LP Ambarita di Banjarbaru, Kamis.
Hilman mengatakan pengiriman bantuan menggunakan pesawat Hercules TNI AU menjadi bagian penting untuk mempercepat distribusi peralatan ke wilayah yang membutuhkan. (rdr/ant)











