PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BUMD Food Station Tjipinang Jaya menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, dalam pengadaan beras guna memenuhi kebutuhan pangan ibu kota.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan keterbatasan lahan membuat Jakarta bergantung pada daerah lain untuk memenuhi kebutuhan pangan.
“Jakarta tidak memiliki lahan, yang dimiliki adalah kapasitas fiskal. Karena itu, kami harus bekerja sama dengan daerah lain,” ujarnya saat menyaksikan penandatanganan kerja sama di Pariaman, Senin.
Ia menyebutkan kebutuhan beras Jakarta mencapai sekitar 80 ribu ton per bulan, belum termasuk kebutuhan komoditas lain seperti ikan dan daging.
Menurut Rano, Jakarta terbuka menerima berbagai komoditas pangan dari daerah, termasuk Sumatera Barat yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil pangan.
“Untuk saat ini kerja sama masih pada beras, namun jika ada cabai atau komoditas lain, kami siap menerima. Jakarta membutuhkan dukungan dari berbagai daerah,” katanya.
Ia menambahkan, Jakarta juga mendatangkan berbagai komoditas lain, mulai dari garam hingga sapi, dengan kebutuhan mencapai hampir 15 ribu ekor sapi setiap periode.
Rano berharap kerja sama tersebut tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan perekonomian petani di daerah penghasil.
Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan kerja sama ini akan berdampak positif terhadap sektor pertanian di daerahnya.
“Berbagai produk pertanian akan kami kirim ke Jakarta,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkot Pariaman juga akan menjajaki kerja sama di sektor lain, termasuk pariwisata, sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat. (rdr/ant)












