PADANG, RADARSUMBAR.COM – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumbar dalam memperkuat industri lokal sebagai tulang punggung pembangunan daerah.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjadikan produk industri lokal sebagai material utama dalam proyek pembangunan pemerintah di wilayah tersebut.
Mahyeldi menyebut, penguatan industri lokal penting untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan global.
“Kita berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi daerah menghadapi tantangan global,” ujarnya di Padang, Selasa (31/3).
Ia mencontohkan industri semen sebagai sektor strategis yang perlu terus didukung, khususnya PT Semen Padang yang selama ini berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur dan penciptaan lapangan kerja.
Mahyeldi juga mengungkapkan telah mendorong pengembangan produk semen ramah lingkungan (green cement) sebagai segmen baru. Upaya tersebut ditindaklanjuti dengan peluncuran produk SEPABLOCK (Semen Padang Bata Interlock), yang menggunakan semen PCC.
Produk tersebut diklaim memiliki keunggulan tahan gempa, lebih hemat biaya, serta mampu menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 37,5 persen.
“Semen Padang sudah berada di jalur yang tepat dengan menghadirkan produk ramah lingkungan, hemat biaya, dan tahan gempa,” katanya.
Selain itu, Pemprov Sumbar telah mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum agar penggunaan green cement diprioritaskan dalam proyek infrastruktur, khususnya di Sumbar.
“Kita ingin produk lokal, khususnya yang ramah lingkungan, menjadi pilihan utama dalam setiap proyek pembangunan pemerintah di Sumbar,” tegas Mahyeldi.
Langkah ini dinilai tidak hanya menjadi solusi terhadap persoalan lingkungan, tetapi juga memperkuat daya saing industri semen lokal.
Upaya tersebut sekaligus mendukung visi menjadikan Sumatera Barat sebagai provinsi hijau serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan industri. (rdr/ant)












