PADANG

Polisi Pastikan Pelaku Ledakan di MAN 3 Padang Tidak Terafiliasi Terorisme

×

Polisi Pastikan Pelaku Ledakan di MAN 3 Padang Tidak Terafiliasi Terorisme

Sebarkan artikel ini
Lokasi ledakan di MAN 3 Padang digaris polisi. (Foto: Antara)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kepolisian memastikan pelaku peledakan bom rakitan di MAN 3 Padang, Sumatera Barat, tidak terafiliasi dengan jaringan terorisme maupun bertindak sebagai pelaku tunggal yang terpapar paham radikal (lone wolf).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang Kompol M. Yasin mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik.

“Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa pelaku tidak terindikasi ataupun terafiliasi dengan jaringan terorisme,” kata Yasin di Padang, Senin.

Ia juga menegaskan pelaku berinisial R (17), yang masih berstatus pelajar, bukan merupakan pelaku lone wolf.

Istilah lone wolf merujuk pada pelaku yang telah terpapar paham radikal dan melakukan aksinya secara sendiri tanpa keterlibatan langsung dengan kelompok teroris.

Baca Juga  Jadi Mualaf, Keluarga di Padang Ini Dapat Program Semata

“Pelaku ini juga bukan seorang lone wolf. Aksinya merakit benda yang dapat meledak murni karena rasa ingin tahu,” ujarnya.

Meski demikian, Yasin menyebut pelaku mengaku meledakkan bom rakitan di lingkungan sekolah karena dipicu rasa kesal terhadap seseorang.

Berdasarkan keterangan kepada penyidik, R mengaku mengalami perundungan (bullying), baik secara verbal maupun nonverbal, sejak duduk di bangku sekolah dasar hingga kelas XII MAN 3 Padang.

Menurut polisi, aksi tersebut diduga menjadi pelampiasan rasa frustrasi sekaligus upaya mencari pengakuan di lingkungan pergaulannya.

Hingga kini, penyidik Satreskrim Polresta Padang masih terus mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak sekolah dan para siswa.

“Kami akan menangani kasus ini secara profesional dan mendalam dengan tetap mempertimbangkan segala aspek yang mungkin memengaruhi peristiwa,” kata Yasin.

Baca Juga  Waduh! Tahanan Polda Sumbar Kendalikan Aksi Pencurian di Padang

Peristiwa ledakan bom rakitan terjadi pada Selasa (14/7) di teras samping salah satu ruang kelas MAN 3 Padang.

Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan berarti akibat kejadian tersebut. Namun, suara ledakan sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mengungkapkan pelaku mempelajari cara merakit bahan peledak secara otodidak melalui internet selama sekitar empat bulan.

Sementara bahan dan peralatan yang digunakan dibeli melalui toko daring, kemudian dirakit sendiri secara diam-diam tanpa sepengetahuan orang tua maupun anggota keluarga lainnya sebelum akhirnya diledakkan di lingkungan sekolah. (rdr/ant)