PADANG

Parade Tauhid Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Padang

×

Parade Tauhid Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Padang

Sebarkan artikel ini
Parade Tauhid dalam rangka tahun baru Islam 2026. (dok. Prokopim)
Parade Tauhid dalam rangka tahun baru Islam 2026. (dok. Prokopim)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Ribuan umat Islam mengikuti Parade Tauhid dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Padang, Selasa (16/6/2026) pagi.

Kegiatan diawali dari pelataran Masjid Agung Nurul Iman dan berakhir di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Parade Tauhid dibuka langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir.

Hadir pula Anggota DPD RI Jelita Donal, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar Ahmad Zakri, Habib Rizieq Shihab, Ustadz Derry Sulaiman, konten kreator Willie Salim, sejumlah tokoh Islam nasional, pimpinan organisasi masyarakat Islam se-Kota Padang, serta ribuan peserta longmarch.

Usai pelepasan, peserta berjalan kaki menyusuri Jalan Jenderal Sudirman menuju Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.

Sepanjang perjalanan, peserta mengumandangkan takbir dan salawat sambil mendengarkan tausiah dari para ulama dan tokoh Islam yang hadir.

Setibanya di lokasi akhir, kegiatan dilanjutkan dengan orasi para ulama dan tokoh masyarakat, pembacaan resolusi masyarakat Sumatera Barat, serta doa bersama.

Baca Juga  Pasar Tanah Kongsi Bersolek, Siap Jadi Magnet Wisata Kuliner Empat Etnis

Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi seluruh panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Parade Tauhid menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi. Mudah-mudahan Parade Tauhid ini menjadi bagian dari ikhtiar kita memperlihatkan perubahan demi perubahan ke arah yang lebih baik melalui momentum pergantian tahun baru Islam,” ujar Fadly Amran.

Fadly menegaskan, Pemerintah Kota Padang terus memperkuat nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) melalui berbagai program unggulan, di antaranya Smart Surau dan Sinergi Nagari.

“Insya Allah, lahirnya Peraturan Daerah Nagari di Dalam Kota menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah dengan niniak mamak dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat.”

“Selain itu, kami juga tengah menyiapkan revisi Perda Ketenteraman dan Ketertiban Umum sebagai upaya menjawab berbagai persoalan sosial seperti tawuran, pergaulan bebas, dan penyimpangan perilaku lainnya,” tegasnya.

Ia juga menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Padang untuk memasukkan Parade Tauhid ke dalam rangkaian agenda Festival Surau.

Baca Juga  HJK Padang ke-355 Tahun, Momentum Refleksi Tingkatkan Pembangunan Kota

“Semoga dapat menambah semarak Festival Surau sebagai bagian dari syiar Islam serta penguatan nilai-nilai ABS-SBK di Kota Padang,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPD RI Jelita Donal selaku penggagas kegiatan mengatakan bahwa peringatan 1 Muharram merupakan momentum kebangkitan umat Islam yang berangkat dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan menuju kehidupan yang lebih baik sesuai tuntunan Al-Qur’an dan sunnah.

“Aksi longmarch dari Masjid Agung Nurul Iman menuju Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi menjadi simbol hijrah.”

“Semoga kegiatan ini mendapat ridha Allah SWT dan semakin memperkuat persatuan dan kebangkitan umat Islam, khususnya di Sumatera Barat,” harap Jelita Donal yang akrab disapa Ustadz Jel Fathullah.

Parade Tauhid berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi ajang syiar Islam dalam menyambut Tahun Baru Hijriah 1448 di Kota Padang. (rdr/pr-pdg)