JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyegel 17.600 unit sepeda motor listrik yang merupakan bagian dari pengadaan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025–2026.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan penyegelan dilakukan di sejumlah lokasi penyimpanan, terutama di wilayah Sentul dan Cikarang.
“Yang sudah disegel di daerah Sentul, Cikarang. Yang besar-besar itu, yang paling banyak,” kata Syarief di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Kamis malam.
Menurut dia, penyegelan dilakukan untuk mendata sekaligus mengamankan barang yang diduga berkaitan dengan perkara korupsi tersebut.
Syarief menjelaskan ribuan sepeda motor listrik itu belum didistribusikan ke titik-titik yang direncanakan oleh BGN dan masih berada di gudang milik penyedia.
“Sepeda motor itu belum sampai di titik yang disampaikan oleh BGN. Ini masih di gudang-gudang milik penyedia sehingga kami mengamankan motor-motor tersebut dengan cara menyegel agar pergerakan motor itu kami pantau dari tim penyidik,” ujarnya.
Ia menambahkan proses penyegelan masih berlangsung di sejumlah lokasi lain.
“Masih berjalan sampai hari ini, belum selesai. Ada beberapa titik,” katanya.
Dalam perkara ini, penyidik menduga terjadi praktik penggelembungan harga (mark up) pada sejumlah pengadaan barang di lingkungan BGN.
Salah satu pengadaan yang disorot adalah pembelian 21.801 unit sepeda motor listrik dengan nilai kontrak mencapai Rp1,035 triliun. Penyidik menduga terdapat mark up dalam pengadaan tersebut.
Selain itu, dana pengadaan disebut telah dibayarkan kepada PT YAT yang diduga tidak memenuhi persyaratan sebagai vendor karena tidak memiliki jaringan diler maupun bengkel aktif.
Tak hanya motor listrik, Kejagung juga mendalami dugaan penyimpangan pada pengadaan 32.000 pasang sepatu, 31.994 unit tablet, serta 5.400 unit televisi yang diduga tidak sesuai ketentuan dan mengandung unsur mark up. (rdr/ant)










