EKONOMI

Kementan Dorong Regulasi Tembakau Diselaraskan, Petani dan Industri Harus Sama-Sama Tumbuh

×

Kementan Dorong Regulasi Tembakau Diselaraskan, Petani dan Industri Harus Sama-Sama Tumbuh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi tembakau. (Foto: Antara)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong sinkronisasi regulasi lintas sektor guna mendukung kesejahteraan petani sekaligus menjaga keberlanjutan industri hasil tembakau.

Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Abdul Roni Angkat mengatakan penyelarasan kebijakan diperlukan agar kepentingan sektor kesehatan, pertanian, dan industri dapat berjalan seimbang.

“Yang perlu kita dorong bersama adalah sinkronisasi, sehingga masyarakat tetap sehat, industrinya berjalan, dan petani maupun pedagang tembakau dapat sejahtera,” kata Abdul Roni usai menghadiri pelantikan pengurus Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) di Pendopo Pengayoman, Temanggung, Jawa Tengah, Minggu.

Menurut dia, setiap sektor memiliki tujuan yang berbeda. Sektor kesehatan berfokus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sektor pertanian bertugas meningkatkan kesejahteraan petani, sementara sektor perindustrian berkepentingan menjaga keberlangsungan industri hasil tembakau.

Baca Juga  Semester I-2025, Realisasi Penyaluran KUR Tembus Rp131,84 Triliun

Karena itu, Direktorat Jenderal Perkebunan berupaya mendorong harmonisasi kebijakan agar seluruh pemangku kepentingan memperoleh manfaat secara seimbang.

“Kalau dibilang regulasinya merusak, saya kira tidak demikian. Yang kita butuhkan adalah sinkronisasi, dan itu menjadi tugas kami di Direktorat Jenderal Perkebunan,” ujarnya.

Abdul Roni menilai penguatan sektor pertembakauan perlu dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari perbaikan teknik budidaya, penyelarasan regulasi, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) petani.

Ia juga mengapresiasi semangat petani yang tergabung dalam APTI dan berharap organisasi tersebut dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan daya saing komoditas tembakau nasional.

Menurutnya, peningkatan kualitas budidaya menjadi salah satu kunci agar tembakau Indonesia memiliki mutu yang lebih baik dan mampu bersaing di pasar. (rdr/ant)

Baca Juga  Tak Perlu Panic Buying, Kementan Jamin Ketersediaan Cabai hingga Lebaran