PADANG, RADARSUMBAR.COM — Presiden Klub Semen Padang FC, Andre Rosiade memastikan komposisi skuad Kabau Sirah untuk menghadapi Liga 2 musim 2026/2027 sudah lengkap. Manajemen juga menyiapkan dua laga uji coba menghadapi tim besar pada awal September mendatang.
Andre mengatakan, persiapan tim selama sekitar satu bulan terakhir, termasuk pemusatan latihan (TC), menunjukkan perkembangan positif. Meski sempat kalah dari Bhayangkara dan Borneo, ia menilai kualitas permainan Semen Padang FC tidak kalah dari kedua tim tersebut.
“Secara kualitas permainan kita tidak kalah dengan mereka, hanya kurang beruntung. Secara permainan kita terus meningkat,” kata Andre.
Menurutnya, tim masih membutuhkan peningkatan terutama dalam aspek permainan posisional, kerja sama antarpemain, serta kemampuan fisik. Untuk mematangkan persiapan, Semen Padang FC dijadwalkan menjalani dua laga uji coba pada 2 dan 5 September 2026.
Namun, siapa lawan yang akan dihadapi masih menunggu kepastian dan akan diumumkan manajemen setelah jadwal ditetapkan. “Awal September akan ada dua uji coba melawan tim-tim besar. Untuk siapa lawannya, nanti akan diumumkan setelah pasti,” ujarnya.
Andre juga memastikan perekrutan pemain Semen Padang FC telah berakhir setelah manajemen mengumumkan kedatangan Mierza Fijatullah. Striker tersebut merupakan pemain Timnas Indonesia U-20 di bawah asuhan pelatih Gerald Vanenburg dulunya dan juga sempat dilatih Kurniawan.
“Mierza rekrutan terakhir kita. Alhamdulillah tadi sudah teken kontrak dan sudah diumumkan manajemen,” kata Andre.
Dengan kedatangan Mirza, Andre menyebut seluruh kebutuhan skuad yang direkomendasikan tim pelatih telah dipenuhi manajemen. Terkait perekrutan striker asing Julio Batista yang sebelumnya mendapat sorotan dari sebagian suporter, Andre menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil rekomendasi tim pelatih.
Ia mengatakan, para pemain asing yang direkrut, termasuk Igor Cukovic dan Lazar dipilih berdasarkan rekomendasi pelatih. Khusus untuk posisi striker, tim pelatih sebelumnya mengajukan tiga nama kepada manajemen sebelum akhirnya memutuskan memilih Julio Batista.
“Memang gaya bermain Julio Batista ini banyak membuka lapangan, memberikan ruang. Itu yang diminta oleh pelatih. Pelatih meyakinkan bahwa striker ini cocok dengan komposisi dan skema permainan tim,” jelasnya.
Andre meminta suporter memberikan waktu kepada tim pelatih dan para pemain untuk membangun permainan. Menurutnya, hasil pertandingan pada masa persiapan tidak bisa menjadi ukuran akhir karena tim masih dalam proses membentuk kerangka permainan.
“Mari kita berikan kesempatan kepada orang yang bekerja dulu. Nanti baru kita komentari setelah tiga atau empat pertandingan,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh pendukung Semen Padang FC memberikan dukungan penuh kepada tim yang akan berlaga di Liga 2 musim 2026/2027. “Semen Padang ini butuh dukungan, bukan caci dan maki. Mari kita dukung sama-sama,” tegas Andre.
Sebelum memulai kompetisi, Semen Padang FC juga dijadwalkan menggelar launching tim dan jersey pada 25 Agustus 2026. Setelah itu, Kabau Sirah akan melanjutkan persiapan melalui dua laga uji coba pada awal September. (rdr)












