PADANG

Pemprov Sumbar Genjot Rehabilitasi Pertanian, Tanam Serentak Digelar di Danau Maninjau

×

Pemprov Sumbar Genjot Rehabilitasi Pertanian, Tanam Serentak Digelar di Danau Maninjau

Sebarkan artikel ini
Lahan pertanian di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam terdampak banjir bandang. ANTARA/Yusrizal.

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memusatkan gerakan tanam serentak nasional pada 30 April 2026 di Kabupaten Agam sebagai bagian dari percepatan rehabilitasi sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi.

“Kami mendapat informasi dari Kementerian Pertanian terkait pelaksanaan tanam serentak, dan di Sumbar difokuskan di Kabupaten Agam, tepatnya di kawasan pinggir Danau Maninjau,” kata Kepala Dinas Pertanian Sumbar, Afniwirman, di Padang, Rabu.

Ia menjelaskan, proses rehabilitasi lahan pertanian di Kabupaten Agam sebelumnya sempat mengalami kendala, terutama di Kecamatan Palembayan.

Kendala tersebut disebabkan banyaknya lahan yang tidak lagi jelas kepemilikannya, serta batas lahan yang tertimbun material banjir bandang seperti pasir, kayu, dan bebatuan.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Ingatkan Semua Daerah harus Jaga Cagar Budaya

“Kondisi ini juga dipicu banyaknya korban jiwa. Bahkan dalam satu keluarga ada yang meninggal, begitu juga tetangganya, sehingga kami kesulitan memperoleh informasi kepemilikan, luas, dan batas lahan,” ujarnya.

Menurut dia, pemulihan lahan pertanian diawali dengan proses administrasi berupa pendataan calon petani dan calon lokasi (CPCL). Tahapan ini mencakup identifikasi luas lahan terdampak serta pengelompokan petani dalam kelompok tani.

“Misalnya kelompok tani A, maka harus didata jumlah anggota yang lahannya terdampak beserta luas masing-masing,” jelasnya.

Pendataan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan perjanjian kerja sama antara pejabat pembuat komitmen (PPK) dan kelompok tani, sehingga kejelasan luasan lahan dan nilai bantuan dapat dipastikan.

Baca Juga  Kualitas Udara Padang Memburuk, DLH Sumbar Imbau Masyarakat Kurangi Aktifitas Luar Ruangan

Ia mengakui proses pendataan di Kecamatan Palembayan sempat menjadi hambatan, namun kini telah ditangani oleh petugas dan penyuluh pertanian.

Gerakan tanam serentak yang digelar Kementerian Pertanian di Kabupaten Agam diharapkan menjadi momentum percepatan pemulihan lahan persawahan yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025.

Selain itu, langkah ini juga menjadi upaya pemerintah dalam menjaga keberlanjutan produksi gabah di tengah potensi ancaman El Nino pada 2026. (rdr/ant)