PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia mengalami potensi cuaca signifikan pada Selasa (25/8/2026).
Salah satu dinamika atmosfer yang perlu diperhatikan adalah keberadaan Siklon Tropis Atsani di Samudera Pasifik Utara Papua. Siklon tersebut memiliki tekanan 998 hektopaskal dengan kecepatan angin maksimum sekitar 35 knot di sekitar pusatnya.
Dalam 24 jam ke depan, intensitas Siklon Tropis Atsani diprediksi menurun menjadi kategori rendah dan bergerak ke arah utara hingga timur laut, menjauhi wilayah Indonesia.
BMKG juga mendeteksi daerah perlambatan angin atau konvergensi yang berpotensi terbentuk di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera Barat dan Riau, Kepulauan Nias, Sumatera Utara, Laut Sulawesi, serta Samudera Pasifik Utara Papua.
Sementara itu, daerah pertumbuhan angin atau konfluensi diperkirakan terbentuk di Samudera Hindia bagian utara Aceh, Laut Andaman, Laut Natuna, Laut Cina Selatan, Laut Timor, Laut Halmahera, hingga Samudera Pasifik Utara Halmahera-Papua.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar siklon tropis maupun sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi. Untuk wilayah Sumatera Barat, BMKG memprakirakan potensi hujan ringan di Kota Padang. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Medan, Pekanbaru, Bengkulu, Bandung, dan Tanjung Selor.
Masyarakat di wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat diimbau meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan dampak cuaca seperti genangan, jalan licin, maupun gangguan aktivitas masyarakat. BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal informasi resmi BMKG. (rdr)











