PADANG, RADARSUMBAR.COM – Polresta Padang menepis rumor yang beredar tentang “Pocong begal” yang meresahkan masyarakat di Kota Padang dalam beberapa hari terakhir.
“Rumor itu tidak benar, kami imbau masyarakat agar tidak takut berlebihan atau terjebak dalam kepanikan yang tidak berdasar,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol M Yasin di Padang, Jumat.
Ia mengatakan pihak Kepolisian telah menelusuri jejak dari rumor yang menjadi pesan berantai di media sosial tersebut.
Polisi juga telah mengumpulkan bahan dan keterangan dari warga yang “katanya” mengetahui atau melihat “Pocong Begal” tersebut.
Namun dari penelusuran yang dilakukan selama beberapa hari terakhir, petugas tidak menemukan satupun sumber jelas yang melihat, mengalami, atau mengetahui “Pocong begal” tersebut.
“Semua hanya rumor yang kemudian beredar luas dari mulut ke mulut, tanpa awalan (asal-usul) yang jelas dan tidak meninggalkan jejak (akibat),” katanya.
Yasin mengajak warga agar tidak cemas secara berlebihan menyikapi rumor tersebut, akan lebih bijaksana jika saling menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Ia menyebutkan bagi warga yang membutuhkan penanganan Polisi dapat menghubungi layanan darurat di 110, dapat diakses secara gratis.
Polresta Padang juga terus melaksanakan upaya preventif aktif dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban di kota yang berpenduduk hampir satu juta jiwa itu.
Preventif aktif adalah serangkaian tindakan atau upaya pencegahan yang dilakukan secara sengaja, terencana, dan terus-menerus.
Tujuannya untuk mengantisipasi dan meminimalkan potensi terjadinya masalah, kerusakan, atau pelanggaran di masa depan, sebelum dampak negatif tersebut benar-benar terjadi.
Satuan Reskrim Polresta Padang juga mengaktifkan Unit VI (Operasional) yang biasanya dikenal sebagai “Tim Klewang” untuk melakukan patroli khusus di malam hari. (rdr/ant)












