PADANG, RADARSUMBAR.COM – Warga Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, diminta mewaspadai perubahan cuaca. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Sumbar berpotensi mengalami hujan ringan pada Sabtu (3/10/2026).
Dalam prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG, potensi hujan ringan juga terjadi di sejumlah kota besar di Pulau Sumatera, seperti Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu dan Bandar Lampung.
Khusus wilayah Sumatera Barat, BMKG juga mengingatkan adanya potensi pertumbuhan awan hujan akibat kondisi atmosfer yang mendukung pembentukan awan konvektif.
Daerah perlambatan angin diperkirakan terbentuk di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera Barat dan sejumlah wilayah Sumatera.
Selain itu, daerah pertemuan angin diprakirakan terbentuk di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, Selat Malaka, Laut Cina Selatan, Laut Sulu, Laut Filipina hingga Samudera Pasifik timur Filipina.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah perlambatan maupun pertemuan angin.
BMKG juga mengingatkan pengguna transportasi udara untuk mewaspadai keberadaan awan hujan atau cumulonimbus, terutama di sekitar Sumatera bagian barat, Samudera Hindia bagian barat Indonesia, Jawa Barat, sebagian Kalimantan serta Papua, Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
Pengguna jasa penerbangan diimbau terus memperbarui informasi dari bandara dan maskapai penerbangan sebelum melakukan perjalanan.
Sementara itu, di Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, hujan ringan berpotensi terjadi di Serang, Jakarta, Bandung dan Mataram.
Berawan tebal berpotensi terjadi di Semarang, Yogyakarta, Denpasar dan Kupang, sedangkan Surabaya diprakirakan berawan.
Untuk Kalimantan, hujan yang dapat disertai petir perlu diwaspadai di Pontianak dan Tanjung Selor. Palangkaraya berpotensi mengalami asap atau kabut, sementara udara kabur berpotensi terjadi di Banjarmasin dan Samarinda.
Di Sulawesi, hujan ringan berpotensi terjadi di Mamuju dan Palu. Gorontalo diprakirakan berawan tebal, sedangkan Makassar dan Manado berpotensi cerah berawan hingga berawan. Kendari berpotensi mengalami asap atau kabut.
Sementara di Maluku dan Papua, hujan ringan berpotensi mengguyur Jayapura dan Jayawijaya. Ternate dan Ambon diprakirakan berawan tebal, sedangkan Merauke berpotensi berawan. Kondisi udara kabur berpotensi terjadi di Sorong, Manokwari dan Nabire.
Waspada Gelombang Tinggi
Bagi nelayan dan masyarakat yang menggunakan transportasi laut, BMKG memprakirakan angin di wilayah Indonesia umumnya bertiup dengan kecepatan 6 hingga 29 knot.
Gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia selatan Jawa Barat hingga Jawa Tengah.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi aktivitas pelayaran dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan. Masyarakat pesisir juga diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut.
Potensi banjir rob perlu diwaspadai di pesisir Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah, pesisir Nusa Tenggara Barat serta pesisir Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.
BMKG mengingatkan, meskipun cuaca kering masih mendominasi sejumlah wilayah, hujan lebat tetap dapat terjadi secara lokal.
Masyarakat juga diminta mewaspadai risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan. Aktivitas dan perjalanan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi cuaca serta terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG. (rdr)











