SUMBARHEADLINE

Viral Dugaan Pemukulan oleh Pejabat Polisi di Polda Sumbar, Publik Tagih Janji Kapolda Baru

×

Viral Dugaan Pemukulan oleh Pejabat Polisi di Polda Sumbar, Publik Tagih Janji Kapolda Baru

Sebarkan artikel ini
Mapolda Sumbar
Mapolda Sumbar

PADANG, RADARSUMBAR.COM Video seorang pria yang diduga merupakan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumatera Barat (Sumbar), Kombes Pol Teddy Fanani, memukul seorang pengendara mobil di kawasan Jalan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) viral di media sosial.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 11.40 WIB. Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan kemeja kotak-kotak turun dari kendaraan dan menghampiri pengendara mobil lain sebelum terjadi aksi pemukulan.

Korban dalam kejadian tersebut diketahui bernama Bill Irzano, yang bekerja di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Padang. Bill mengatakan, sebelum kejadian dirinya berkendara dari Padang menuju BIM. Dalam perjalanan, ia berada dalam rombongan kendaraan yang salah satunya menggunakan pelat dengan logo kepolisian dan nomor 9.

Menurut Bill, saat melintas di jalan tersebut, ia melihat jalur di sebelah kiri kendaraan pejabat utama Polda Sumbar dalam kondisi kosong. Ia kemudian mengambil jalur tersebut untuk melanjutkan perjalanan.

Bill mengaku tidak merasa kendaraannya menabrak mobil yang ditumpangi pejabat tersebut. Karena sedang terburu-buru menuju bandara, ia kemudian melanjutkan perjalanan. Namun, menurut keterangannya, kendaraan tersebut kemudian mengejar dan memberhentikan mobil yang dikendarainya.

Baca Juga  Pimpin Pengambilan Sumpah Janji PNS, Kapolda Sumbar Ingatkan Ini!

“Saya merasa tidak ada menabrak mobil pak kombes itu, kemudian saya pergi saja karena buru-buru ke bandara. Kemudian, mobil itu mengejar saya dan langsung memberhentikan, turunlah mereka berempat dan langsung mengejar saya dan memukul saya,” kata Bill.

Bill mengaku telah meminta maaf saat kejadian. Namun, ia menyebut aksi pemukulan tetap terjadi hingga menyebabkan kacamata yang dikenakannya patah dan bagian mata sebelah kiri mengalami luka lebam.

“Saat itu saya juga telah mengaku salah dan meminta maaf, namun dia tetap memukul hingga kacamata saya patah dan mata sebelah kiri luka lebam,” ujarnya.

Bill juga mengatakan pria yang diduga sebagai pejabat kepolisian tersebut kemudian meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan dinas. “Dia pergi saja, marah-marah dengan mobil dinasnya. Kebetulan Bill juga membawa mobil dinas menjemput orang ke bandara,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan bahwa Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy telah memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk mendalami kejadian tersebut.

Baca Juga  Miris! Eks Kapolda dan Cagub Sumbar Kalah Telak dari Anak Bupati Pesisir Selatan di Pemilu 2024

Menurut Susmelawati, Polda Sumbar akan memanggil seluruh pihak terkait untuk mengetahui kronologi sebenarnya. “Sekali lagi Pak Kapolda menegaskan tidak ada anggota Polri yang melakukan pelanggaran itu luput dari sanksi. Baik siapa pun dia, apa pun pangkatnya, apabila melakukan pelanggaran tentu saja tidak ada yang luput dari sanksi,” kata Susmelawati.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi awal yang diterima, salah satu mobil Innova berpelat merah diduga menyalip dari sebelah kiri. Kondisi tersebut kemudian disebut membahayakan kendaraan yang dikendarai salah satu personel Polda Sumbar.

“Perintah Pak Kapolda akan didalami, ditindaklanjuti oleh Kabid Propam, seperti apa kejadian sebenarnya. Nanti semua pihak akan dipanggil, baik dari internal Polda maupun dari pihak yang menjadi korban dalam permasalahan ini,” ujarnya.

Susmelawati menegaskan, pihaknya masih menunggu hasil pendalaman Bidang Propam. Hasil pemeriksaan nantinya akan disampaikan kepada media. Polda Sumbar memastikan proses pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian, termasuk dugaan pemukulan yang terekam dalam video dan beredar di media sosial. (rdr)