KABUPATEN SOLOK

29 Alat Berat Dikerahkan, Pembersihan Sisa Banjir Bandang di Kabupaten Solok Ditargetkan Seminggu

×

29 Alat Berat Dikerahkan, Pembersihan Sisa Banjir Bandang di Kabupaten Solok Ditargetkan Seminggu

Sebarkan artikel ini
Foto udara memperlihatkan dampak banjir bandang yang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026). Banjir bandang terjadi pada Senin (21/9). ANTARA FOTO/Fitra Yogi

AROSUKA, RADARSUMBAR.COM – Sebanyak 29 unit alat berat dikerahkan untuk mempercepat pembersihan material sisa banjir bandang di ruas jalan nasional Lintas Sumatera, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Pengerahan alat berat tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas di jalur Solok-Padang.

“Alat berat itu terdiri atas tujuh unit ekskavator, dua unit breaker, serta sejumlah dump truck,” kata Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Putra Friandi di Kabupaten Solok, Kamis.

Pria yang akrab disapa Andi itu mengatakan penanganan dampak bencana kini mulai difokuskan pada pembersihan sisa material serta aliran sungai di sekitar jembatan.

Banjir bandang yang terjadi pada Senin (21/9/2026) malam membawa material lumpur, bebatuan berukuran besar, hingga kayu. Kondisi tersebut membuat proses pembersihan membutuhkan dukungan alat berat.

Baca Juga  Andre Rosiade Bagikan 2.000 Sembako dan Datangkan Alat Berat untuk Penanganan Galodo Maninjau

“Sejak Selasa akses jalan yang sempat tertutup sudah kembali dibuka dua arah, meskipun harus menerapkan sistem buka tutup di jam-jam tertentu,” ujarnya.

Penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (Cipta Karya) Kementerian PUPR.

“Kita bersama Balai Sungai dan Cipta Karya melakukan pembersihan di aliran sungai yang tertutup sedimen serta area di sekitarnya,” kata Andi.

Ia menjelaskan tingginya curah hujan saat bencana terjadi menyebabkan material sedimen terus turun ke badan jalan ketika petugas melakukan pembersihan awal.

Namun, kondisi cuaca yang mulai kondusif membuat proses pembersihan dapat dioptimalkan.

“Hari ini cuaca sudah kondusif sehingga pekerjaan bisa dioptimalkan. Target untuk penanganan darurat ini mudah-mudahan rampung dalam seminggu,” tuturnya.

Baca Juga  BPBD Agam Tangani Longsor di Sungai Landia, Jalan Mulai Dibersihkan

Kondisi jembatan masih aman

Terkait kondisi jembatan yang terdampak banjir bandang, Andi memastikan struktur jembatan di lokasi terdampak secara visual masih dalam kondisi aman.

Meski demikian, pemeriksaan secara menyeluruh akan tetap dilakukan setelah seluruh endapan sedimen di sekitar aliran sungai selesai dibersihkan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Solok Iptu Akbar Kharisma Tanjung mengatakan akses jalan Solok-Padang saat ini sudah dapat dilalui kendaraan meskipun aktivitas pembersihan material banjir bandang masih berlangsung.

“Aktivitas alat berat saat ini masih berlangsung di sejumlah titik terdampak sehingga kondisi arus lalu lintas sangat tergantung pada situasi di lapangan,” kata dia. (rdr/ant)