PADANG

Padang Gelar Simulasi Gempa dan Tsunami, Perkuat Kesiapsiagaan di HKB 2026

×

Padang Gelar Simulasi Gempa dan Tsunami, Perkuat Kesiapsiagaan di HKB 2026

Sebarkan artikel ini
HKB Nasional 2026 yang digelar BPBD Padang. (dok. istimewa)
HKB Nasional 2026 yang digelar BPBD Padang. (dok. istimewa)

PADANG, RADARSUMBAR.COM — Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Nasional 2026, Minggu (26/4/2026), dengan menggelar simulasi gempa bumi dan tsunami serta pengecekan aktivasi perangkat Early Warning System (EWS).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, khususnya di wilayah rawan seperti Kota Padang.

Peringatan HKB tahun ini mengusung tema “Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”, yang menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun budaya sadar bencana.

Secara nasional, momentum ini diperingati melalui berbagai kegiatan, mulai dari simulasi evakuasi, edukasi kebencanaan, hingga pelatihan dasar guna meningkatkan kesadaran individu, keluarga, dan komunitas dalam mengurangi risiko bencana.

Hari Kesiapsiagaan Bencana sendiri diperingati setiap 26 April, bertepatan dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Baca Juga  Indonesia Emas 2045, Hendri Septa Minta Gen Z Padang Berbudi Pekerti Luhur

Regulasi tersebut menjadi tonggak perubahan paradigma penanggulangan bencana di Indonesia, dari yang sebelumnya berfokus pada respons darurat menjadi lebih mengedepankan aspek pencegahan dan kesiapsiagaan.

Sejak pertama kali diperingati pada 2017, HKB terus menjadi momentum nasional dalam membangun budaya tangguh bencana melalui latihan evakuasi mandiri secara berkala.

Di Kota Padang, peringatan HKB 2026 dipusatkan melalui kegiatan simulasi gempa dan tsunami di tiga sekolah, yakni SMPN 1 Padang, SMPN 7 Padang, dan SMPN 25 Padang.

Kegiatan ini melibatkan siswa, guru, serta unsur kebencanaan sebagai bagian dari penguatan edukasi mitigasi sejak dini.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan selain simulasi evakuasi, pihaknya juga melakukan pengecekan aktivasi perangkat EWS yang tersebar di 32 titik di Kota Padang.

Baca Juga  Wako Fadly Amran Serahkan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah untuk Korban Bencana di Padang

“Pengecekan EWS diadakan setiap tanggal 26. Pada bulan April ini, BPBD Kota Padang juga memusatkan kegiatan drill gempa dan tsunami di tiga sekolah, yakni SMPN 1 Padang, SMPN 7 Padang, dan SMPN 25 Padang,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini penting untuk memastikan sistem peringatan dini berfungsi optimal sekaligus meningkatkan kesiapan masyarakat.

“Terutama bagi masyarakat di wilayah rawan gempa dan tsunami seperti Kota Padang,” tambahnya.

Melalui peringatan HKB 2026, Pemerintah Kota Padang berharap budaya kesiapsiagaan semakin tertanam di tengah masyarakat, sehingga mampu mewujudkan kota yang tangguh dalam menghadapi bencana. (rdr)