JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengingatkan para petugas haji untuk fokus menjalankan tugas pelayanan kepada jamaah serta tidak memamerkan aktivitas (flexing) selama bertugas di Tanah Suci.
“Petugas harus fokus mendampingi dan menjaga jamaah. Tidak perlu flexing atau pamer kegiatan,” ujar Dahnil usai apel pelepasan petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat.
Ia menekankan agar tugas tersebut dijalankan sebagai misi suci dengan penuh keikhlasan, demi membantu jamaah meraih haji yang mabrur.
Meski demikian, Dahnil tetap mendorong petugas memanfaatkan media sosial untuk kepentingan edukasi dan penyebaran informasi yang bermanfaat bagi jamaah maupun keluarga di Tanah Air.
“Media sosial bisa digunakan untuk syiar, mengedukasi, dan menyampaikan informasi yang dibutuhkan jamaah serta keluarganya,” katanya.
Sebelumnya, Dahnil juga meminta para petugas haji yang bertugas pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi untuk mengabdikan diri sepenuhnya dalam melayani jamaah Indonesia.
“Wakafkan diri sepenuhnya untuk menjalankan tugas di Tanah Suci. Ini adalah misi suci bagi diri, keluarga, dan agama,” ujarnya.
Sebagai bagian dari persiapan, sekitar 400 petugas haji diberangkatkan ke Tanah Suci pada Jumat sebagai tim pendahulu guna memastikan kesiapan layanan.
Petugas yang berangkat tersebut akan bertugas di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara. Sementara itu, jamaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama dijadwalkan mulai berangkat pada 22 April 2026. (rdr/ant)








