PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat (Kemenhaj Sumbar) terus mematangkan persiapan pemberangkatan jamaah haji Embarkasi/Debarkasi Padang tahun 2026.
Jamaah haji kloter pertama dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 23 April 2026 dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 24 April 2026.
Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar, M. Rifki, mengatakan jamaah yang masuk asrama akan diinapkan selama 24 jam sebelum keberangkatan.
“Jamaah masuk asrama berdasarkan jadwal penerbangan. Mereka akan menginap selama 24 jam sebelum diberangkatkan ke Madinah,” ujar Rifki usai pelantikan PPIH Embarkasi/Debarkasi Padang, meal test, dan rapat koordinasi lintas sektoral di Asrama Haji Embarkasi Padang, Jumat (17/4/2026).
Ia menyebutkan total jamaah haji Embarkasi Padang tahun ini mencapai 4.024 orang, terdiri dari 3.928 jamaah dan sisanya petugas.
Untuk menunjang pelayanan, seluruh kebutuhan jamaah akan dipusatkan melalui sistem one stop service, meliputi pembagian paspor, gelang identitas, hingga layanan kesehatan.
Rifki memastikan kesiapan Asrama Haji Embarkasi Padang, mulai dari sanitasi, ketersediaan air, hingga fasilitas kamar.
“Kamar saat ini siap untuk satu kloter. Namun, kami juga mengantisipasi jika terjadi keterlambatan penerbangan atau kondisi darurat yang mengharuskan penampungan lebih dari satu kloter,” katanya.
Ia juga mengungkapkan secara nasional terdapat ribuan jamaah yang batal berangkat setiap tahun dan digantikan oleh jamaah lain. Di Sumatera Barat, jumlahnya mencapai puluhan orang, sebagian karena wafat meski telah melunasi biaya haji.
Terkait situasi global, Rifki menyebut penyelenggaraan haji 2026 masih berjalan sesuai jadwal dan diharapkan tidak terdampak dinamika geopolitik di Timur Tengah.
“Kita berharap kondisi tersebut tidak mempengaruhi pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia Cabang Padang, Boydike Kussudiarso, mengatakan pihaknya telah menyiapkan layanan penerbangan haji dengan menu nusantara yang disesuaikan dengan kebutuhan jamaah.
“Menu yang disajikan terdiri dari pilihan ayam dan ikan, dengan mempertimbangkan kemudahan konsumsi serta kesehatan jamaah selama penerbangan,” katanya.
Ia menambahkan, menu khas seperti rendang akan disajikan khusus bagi jamaah Embarkasi Padang. Selama penerbangan, jamaah akan mendapatkan dua kali makanan berat dan satu kali makanan ringan.
Untuk jamaah lanjut usia (lansia), disediakan menu khusus seperti bubur. Seluruh makanan telah disesuaikan dengan standar gizi dan kesehatan.
Boydike berharap operasional haji 2026 berjalan lancar, dengan jadwal pemberangkatan dimulai 24 April hingga pemulangan yang diperkirakan berlangsung pertengahan Juni 2026 mendatang. (rdr)








