BISNIS

Bank Nagari Kuasai 74,25 Persen Penyaluran Kredit UMKM di Sumbar

×

Bank Nagari Kuasai 74,25 Persen Penyaluran Kredit UMKM di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi UMKM. (Foto: Ist)

PADANG, RADARSUMBAR.COM-PT Bank Nagari terus memperkuat perannya sebagai motor pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Barat. Hingga triwulan II 2026, Bank Nagari menguasai 74,25 persen komposisi penyaluran kredit UMKM di provinsi tersebut dengan total pembiayaan mencapai Rp6,05 triliun kepada 37.918 debitur.

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, mengatakan capaian tersebut menegaskan posisi Bank Nagari sebagai bank daerah yang paling dominan dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Sumatera Barat.

“Bank Nagari sebagai satu-satunya bank pembangunan daerah di Sumatera Barat tetap menjadi pemimpin pasar dan bersaing dengan empat bank persero serta 24 bank swasta nasional,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).

Dari total pembiayaan UMKM tersebut, kredit usaha kecil mendominasi dengan nilai Rp4,32 triliun kepada 21.528 debitur atau sekitar 71,38 persen dari total pembiayaan UMKM. Sementara kredit usaha mikro disalurkan kepada 15.331 debitur senilai Rp817,60 miliar, sedangkan usaha menengah mencapai Rp913,52 miliar kepada 1.059 debitur.

Baca Juga  Riset tSurvey.id: Tokopedia Jadi Toko Online Paling Dipercaya Tahun Ini

Menurut Gusti, peran Bank Nagari terhadap perekonomian daerah juga tercermin dari kontribusi kredit yang mencapai 12,26 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Barat dan penghimpunan dana masyarakat sebesar 13,02 persen dari PDRB pada 2025.

Secara nasional, Bank Nagari menempati peringkat kelima di antara seluruh bank pembangunan daerah (BPD) dalam kontribusi kredit terhadap PDRB provinsi dan peringkat keenam untuk penghimpunan dana pihak ketiga.

Di sisi lain, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari juga mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar UUS BPD di Indonesia hingga Maret 2026. Bank Nagari menguasai sekitar 41,6 persen aset dan 39,9 persen pembiayaan UUS BPD, mencerminkan kuatnya fundamental bisnis syariah perseroan. (*)

Baca Juga  Harga Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Turun Tipis