GUNUNGSITOLI, RADARSUMBAR.COM – Sejumlah tokoh hingga masyarakat memberikan penghormatan terakhir terhadap Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Enrico Ifolala Lase, Rabu (8/4/2026) kemarin, di rumah duka Jalan Diponegoro No. 360, Desa Sifalaete Tabaloho, Kecamatan Kota Gunungsitoli, Sumut.
Isak tangis pun pecah saat jenazah kader Partai Golkar itu hendak dibawa ke pandam pekuburan di Ombolata Simenari, Kecamatan Gunungsitoli Selatan. Sebelum prosesi berakhir, dalam momen tersebut, Firman Jaya Daeli tampil memberi penguatan spiritual kepada keluarga duka.
Ketua Dewan Pembina Pusat Studi Politik dan Keamanan (Puspolkam) Indonesia itu menegaskan bahwa kehilangan orang terkasih merupakan bagian dari perjalanan iman yang harus dijalani dengan keteguhan hati.
Menurutnya, duka yang dirasakan harus menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan iman kepada Tuhan. Umat yang percaya kepada Yesus Kristus memiliki pengharapan dalam setiap situasi, termasuk saat kehilangan.
“Ini memang pengkabungan, tapi kita sebagai umat yang yakin dan percaya kepada Yesus Kristus sang kepala Gereja-lah yang mempunyai kuasa dan kemuliaan,” ucapnya di hadapan para pelayat.
Tokoh Tim Perumus Undang-Undang Kepolisian Republik Indonesia dan mantan anggota Komisi Politik dan Hukum DPR RI ini menitip pesan hangat bagi istri almarhum dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase beserta istri sebagai orangtua agar tetap tegar menghadapi kehilangan besar tersebut.
“Tentu ini sebuah kehilangan besar secara kemanusiaan. Tapi kita bersyukur dan berbahagia kepada Tuhan, justru Tuhan memanggil ulang kembali Enrico Lase untuk kembali kepada-Nya. Karena Dia yang punya kerajaan dan kemuliaan,” tuturnya memberi pesan penghiburan.
Selain itu, ungkapan duka juga datang dari rekan almarhum, Richard Telaumbanua. “Almarhum adalah pribadi yang ramah, mudah bergaul, dan memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kami kehilangan sahabat yang penuh dedikasi,” kenang Richard.
Menurutnya, Enrico dikenal mampu membangun komunikasi lintas kalangan dan memiliki semangat melayani sejak awal terjun ke dunia politik.
Pada kesempatan yang sama Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli turut menyampaikan belasungkawa. Ia menilai kepergian Enrico Ifolala Wakil Ketua DPRD Gunungsitoli itu bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi pemerintah daerah.
“Kami merasakan kehilangan mendalam. Beliau bukan hanya bagian dari pemerintahan, tetapi juga sahabat dan mitra dalam membangun daerah,” ujar Wako Gunungsitoli Sowa’a.
Sekadar mengetahui bahwa Enrico Ifolala Lase merupakan putra Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase. Wakil rakyat sekaligus kader Partai Golkar itu wafat pada Jumat (3/4/2026) pukul 22.29 WIB setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Colombia Medan.
Pria kelahiran 5 Januari 1991 selain pengusaha juga anak muda di legislatif yang sukses dengan posisi Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli sejak 10 Desember 2024. Tapak karir, kebaikan hingga menuju peristirahatan terakhir akan menjadi jejak bagi masyarakat luas untuk dikenang. (rdr/tanhar)







