BERITA

Pemerintah Percepat Integrasi Data Perlinsos Digital agar Bansos Tepat Sasaran

×

Pemerintah Percepat Integrasi Data Perlinsos Digital agar Bansos Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Perlinsos Digital. (Foto: Ist)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah mempercepat sinkronisasi data lintas kementerian dan lembaga (K/L) melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital untuk meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial (bansos) agar lebih tepat sasaran.

Direktur Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Aris Kurniawan mengatakan Portal Perlinsos Digital memanfaatkan integrasi data lintas kementerian dan lembaga sehingga penentuan penerima bantuan tidak lagi hanya bergantung pada satu sumber data.

“Tujuannya sederhana, yaitu memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Dengan data yang semakin terintegrasi, potensi salah sasaran bisa terus ditekan,” kata Aris dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Menurut Aris, sistem tersebut memungkinkan verifikasi otomatis terhadap berbagai data, mulai dari informasi kependudukan, status pekerjaan, kepemilikan aset, hingga penggunaan listrik, sehingga menghasilkan data penerima yang lebih akurat.

Kemajuan implementasi Portal Perlinsos Digital ditinjau langsung oleh Badan Komunikasi Pemerintah bersama Kemkomdigi saat mengunjungi lokasi uji coba di Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Selasa (28/7).

Baca Juga  Pemerintah Targetkan Seluruh Bansos dan Bantuan Pemerintah Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Dalam implementasinya, Kemkomdigi menyediakan Pusat Data Nasional (PDN) dan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) sebagai infrastruktur yang memungkinkan pertukaran data antarkementerian dan lembaga berlangsung secara aman dan real-time.

Aris menjelaskan, integrasi data tersebut mempercepat proses verifikasi calon penerima bantuan, mengurangi potensi data ganda, serta memudahkan identifikasi warga yang mengalami perubahan kondisi ekonomi sehingga bantuan sosial dapat disalurkan lebih tepat sasaran.

Pemerintah juga tetap membuka mekanisme sanggah bagi masyarakat untuk memperbaiki data apabila ditemukan ketidaksesuaian.

Seluruh pertukaran data dilakukan berdasarkan persetujuan masyarakat sesuai dengan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi serta dilindungi teknologi enkripsi melalui layanan Cryptography as a Service milik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Hingga kini, uji coba Portal Perlinsos Digital telah dilaksanakan di 43 kabupaten dan kota. Surabaya menjadi daerah dengan capaian pendataan tertinggi, yakni mencapai 99,82 persen.

Baca Juga  Gerebek Rumah di Kampung Jawa Solok, Polisi Ciduk 4 Pelaku Narkoba Sekaligus

Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Surabaya dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan uji coba tersebut.

Menurutnya, pengalaman Surabaya menunjukkan bahwa sinkronisasi data bukan sekadar pembaruan teknologi, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Yang sedang dibangun pemerintah bukan hanya sistem digital, tetapi kepercayaan publik. Ketika data semakin akurat, bantuan bisa lebih tepat sasaran, pelayanan menjadi lebih cepat, dan masyarakat memperoleh haknya dengan lebih adil,” ujar Qodari.

Ke depan, interoperabilitas data melalui Portal Perlinsos Digital diharapkan tidak hanya memperkuat penyaluran bantuan sosial, tetapi juga menjadi fondasi pengembangan berbagai layanan publik digital yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (rdr/ant)