PADANG

Pemko Padang Percepat Rehabilitasi Rumah Rusak Akibat Bencana 2025, Targetkan Tuntas 2027

×

Pemko Padang Percepat Rehabilitasi Rumah Rusak Akibat Bencana 2025, Targetkan Tuntas 2027

Sebarkan artikel ini
Wawako Padang, Maigus Nasir. (dok. Prokopim)
Wawako Padang, Maigus Nasir. (dok. Prokopim)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, berkomitmen mempercepat seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga yang rusak akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir 2025.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan percepatan penyaluran bantuan menjadi prioritas agar masyarakat terdampak segera memperoleh kepastian dan dapat kembali menempati hunian yang layak.

“Percepatan penyaluran bantuan menjadi prioritas agar masyarakat terdampak segera memperoleh kepastian dan kembali menempati hunian yang layak. Untuk itu, OPD terkait bersama camat dan lurah harus bergerak cepat,” kata Maigus di Padang, Senin.

Ia menyampaikan hal itu usai mengikuti Rapat Evaluasi Bantuan Stimulan Rumah Rusak Pascabencana Hidrometeorologi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara virtual dari kediaman resmi Wali Kota Padang.

Baca Juga  Temui Mensos RI, Wako Fadly Amran Bawa Dua Agenda Penting untuk Kota Padang

Rapat yang dipimpin Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto tersebut diikuti 42 kepala daerah terdampak dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam arahannya, Suharyanto menegaskan penyaluran bantuan stimulan untuk rumah kategori rusak ringan dan sedang ditargetkan rampung pada 2026.

Sementara itu, pembangunan hunian tetap (huntap) bagi rumah rusak berat ditargetkan selesai seluruhnya pada 2027.

Ia juga menyampaikan pemerintah pusat tengah mengusulkan kenaikan bantuan pembangunan huntap mandiri dari Rp60 juta menjadi Rp80 juta per unit, karena nilai saat ini dinilai belum mencukupi untuk membangun rumah layak huni.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton melaporkan bahwa bantuan stimulan untuk 55 penerima rumah rusak ringan dan sedang telah disalurkan.

Pemkot Padang juga mengajukan tambahan enam kepala keluarga sebagai penerima bantuan tahap berikutnya, serta menyiapkan pembangunan 23 unit huntap mandiri yang saat ini sedang diperiksa Inspektorat BNPB.

Baca Juga  Pemerasan Bermodus Sebar Foto Vulgar, Penjual Siomay di Padang Ditangkap Tim Klewang

Hendri menjelaskan total kebutuhan huntap di Kota Padang mencapai 523 unit, yang akan dipenuhi melalui kerja sama berbagai pihak, termasuk kementerian, BNPB, dan lembaga sosial.

Dari jumlah tersebut, 240 unit akan dibangun melalui Yayasan Buddha Tzu Chi, dengan 85 unit huntap terpusat yang saat ini telah mulai dikerjakan. Sementara itu, 183 unit lainnya akan dibangun oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di kawasan Lambung Bukit pada Agustus 2026.

“Dengan progres tersebut, kami optimistis seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kota Padang dapat diselesaikan sesuai target BNPB pada 2027,” ujar Hendri. (rdr/ant)