JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus memperluas kegiatan eksplorasi migas melalui akuisisi wilayah kerja (WK) baru dan pelaksanaan Joint Study (JS) bersama sejumlah mitra strategis di dalam maupun luar negeri. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat portofolio eksplorasi sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi Asep Samsul Arifin mengatakan eksplorasi merupakan investasi jangka panjang yang penting bagi keberlanjutan industri hulu migas.
“Eksplorasi merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan industri hulu migas,” ujar Asep dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), hingga April 2026 PHE menjadi perusahaan dengan jumlah Joint Study terbanyak di Indonesia, yakni 10 studi.
Hingga Juli 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi 12 Joint Study, yang terdiri atas 10 studi masih berjalan, satu studi telah selesai, dan satu studi lainnya menunggu persetujuan pemerintah.
Program tersebut dijalankan bersama sejumlah perusahaan energi global, antara lain Petronas, BP, ENI, KUFPEC, SK Earthon, PetroChina, POSCO, TPAO, Woodside, serta sejumlah mitra strategis lainnya. Area kajian mencakup wilayah prospektif dari Indonesia bagian barat hingga timur.
Di tingkat regional, PHE juga memperluas kerja sama dengan Management Petroleum Malaysia (MPM) melalui skema Technical Evaluation Agreement (TEA) pada beberapa blok migas di Malaysia.
“Melalui perluasan wilayah kerja, penguatan kolaborasi dengan mitra global, serta penerapan teknologi eksplorasi yang semakin maju, kami terus membangun portofolio yang berkualitas untuk meningkatkan peluang penemuan sumber daya migas baru,” kata Asep.
Selain memperkuat kolaborasi melalui Joint Study, PHE juga menambah portofolio wilayah kerja eksplorasi.
Sepanjang 2023–2026, perusahaan memperoleh delapan wilayah kerja eksplorasi baru di Indonesia, yakni Bunga, Peri Mahakam, East Natuna, Melati, Binaiya, Lavender, Bobara, dan North Ketapang. PHE juga memperoleh satu wilayah kerja eksplorasi di Malaysia, yaitu Blok SK-510.
Menurut Asep, ekspansi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui peningkatan peluang penemuan cadangan migas baru.
“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PHE dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional,” ujarnya. (rdr/ant)






