JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden Prabowo Subianto optimistis gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi salah satu kekuatan utama perekonomian nasional melalui penguatan ekonomi kerakyatan yang dimulai dari desa.
Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, Prabowo mengatakan koperasi akan menjadi instrumen penting untuk memastikan perputaran ekonomi memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia, kekuatan ekonomi yang tidak akan bawa uang lari dari Indonesia,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, pemerintah ingin membangun sistem ekonomi yang mampu menghadirkan kesejahteraan bagi petani, nelayan, dan buruh. Penguatan koperasi diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Prabowo menilai selama ini sebagian kekayaan yang dihasilkan rakyat belum sepenuhnya kembali kepada masyarakat. Karena itu, pemerintah terus berupaya memperkuat koperasi agar manfaat pembangunan ekonomi semakin dirasakan hingga ke tingkat akar rumput.
Meski demikian, Prabowo menegaskan penguatan koperasi bukan berarti pemerintah mengabaikan peran pelaku usaha lainnya. Menurut dia, Indonesia membutuhkan seluruh elemen ekonomi untuk mendorong pertumbuhan nasional.
“Saya ingatkan, kita tidak anti perusahaan besar. Karena Indonesia ini negara besar, kita butuh koperasi, kita butuh UMKM, kita butuh swasta, kita butuh BUMN, BUMD. Kita butuh semuanya,” katanya.
Kepala Negara menjelaskan seluruh pelaku ekonomi harus saling memperkuat sebagai bagian dari konsep Indonesia Incorporated yang mengedepankan sinergi antara koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perusahaan swasta, badan usaha milik negara (BUMN), serta badan usaha milik daerah (BUMD).
Ia juga menegaskan koperasi merupakan salah satu sokoguru perekonomian nasional sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa. Karena itu, penguatan koperasi harus berjalan beriringan dengan penguatan sektor-sektor ekonomi lainnya.
“Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No. Kita perkuat semuanya. Saudara-saudara sekalian, Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini,” kata Prabowo. (rdr/ant)













