PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 kembali menunjukkan perannya sebagai penggerak ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, event yang masuk dalam agenda nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 itu mampu menarik ratusan ribu wisatawan dan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha di Kota Pariaman.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, mengatakan sejak awal penyelenggaraan Hoyak Tabuik Piaman dirancang tidak hanya untuk melestarikan tradisi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kunjungan wisatawan.
“Ini merupakan kebanggaan masyarakat Kota Pariaman. Event ini harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Wisatawan yang datang akan menginap di hotel, menikmati kuliner khas, berbelanja, membeli produk UMKM, hingga menggunakan berbagai jasa yang tersedia. Seluruh aktivitas tersebut akan menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Ferialdi, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, masuknya Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman dalam kalender nasional KEN menjadi peluang besar untuk memperkuat citra Pariaman sebagai destinasi wisata budaya sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor perhotelan, kuliner, perdagangan, transportasi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (rdr/rudi)













